Selasa, Mei 20, 2014

Workshop Menulis dong

Workshop Menulis di Tirana House 
"Mbak, habis lulus kuliah masih harus pendidikan profosi? Setahun? Wah..hidupnya habis buat belajar dong"

"Yaa..itu lah hidup"
Kutipan obrolan diatas saya dengar dari teman disamping saya dan anak SMA disampingnya. Obrolan ringan tentang proses pendidikan setelah S1 yang membuat saya tersenyum.

Ya inilah hidup, selalu ada proses pembealajaran yang harus dilewati. Seperti kali ini saya ikut belajar menulis bersama penulis dan wartawan yang memiliki hobi travelling. Mereka adalah mbak Windy Anggraina, wartwaan dan juga penulis buku 'Icip-icip Kuliner Jogja' serta mbak Farida Trisnaningtyas seorang reporter yang gemar travelling dan pemilik blog Senandung Kata.

Acara yang saya ikuti ini adalah workshop menulis dengan tema  'Lets Go to The Trip'. Workshop berisi materi tentang bagaimana memulai menulis catatan perjalanan dan wisata kita. Bahwa dengan menuliskan perjalanan kita bisa mengabadikan cerita-cerita didalamnya. Bahkan dengan menulis catatan perjalanan tersebut, bisa bermanfaat bagi orang lain serta bisa jadi pemasukan juga jika dimuat dimedia massa.

Workshop yang kurang lebih berlangsung selama 4 jam ini berjalan seru dan santai. Peserta yang hanya terbatas, yaitu 13 orang membuat kita bisa saling sharing masalah yang dihadapi selama traveling dan menulis. Dari pembicara, Mbak Windy dan Mbak Farida pun banyak memberikan tips-tips seputas menulis dan juga travelling.

"Jangan berekspektasi terlalu tinggi saat menulis. Seperi hidup, jika terlalu banyak berharap bakal sering kecewa bahkan jadi males untuk mulai lagi. Menulis, ya udah menulis saja,"
 kurang lebih gitu kata-kata mbak Windy yang saya inget, dan menurut saya keren.  Ah pokoknya kece dan seneng ikut workshop ini. Apalagi ada sesi menulisnya, dan akan ada komentar dari pembicara tentang tulisan-tulisan yang dibuat. Selain itu tulisan yang sudah dibuat saat workshop juga dilombakan, dipilih 3 terbaik untuk dapat hadiah dari sponsor. Pengumuman lombanya sih masih sabtu depan, ngarep-ngarep dikit sih bisa menang. Semoga  saja :D

Sumber Gambar : Ambil dari facebook mbak Nunuk dari Tirana House

Sabtu, Mei 03, 2014

Terpaut




“Aduhh…,” teriakku kemudian bangun dari lamunan. Sakit rasanya saat jarum menusuk tulangku. Iya, aku sedang menjahit luka. Luka dihati yang selama ini kubiarkan menganga.

Luka yang disebabkann oleh harap yang terjerat.

Tau kah kamu. Aku begitu ingin berada disampingmu. Membisikan rasaku. Jika perlu meneriakkannya didepan telingamu. Untuk menggaai harapku. Harapan untuk mu bisa sedikit menyadari adanya aku.

Ah.. mengapa harapan dan bayangmu ini tidak mau pergi, sejenak saja. Tidak cukupkah jeruji yang aku pasang untuk membatasi gerakmu dipikiranku. Apakah Tuhan sengaja mengikatkan pikiran dan hatiku hanya padamu, sosok yang bahkan belum tentu sadar adanya aku.

Jika memang benar aku sudah terpaut padamu, tidakkah cukup panjang tali yang diikatkan Tuhan itu, untuk sejenak ku menjauh dari bayangmu. Aku harus ingat, bahwa belum tentu kamu sadar, ada aku yang terikat padamu. Dan akupun harus ingat jika ini ikatan dari Tuhan, aku tak berhak merubah rapal dzikir menjadi namamu.

Sudahlah, biar aku kembali menjahit luka. Sejenak tinggalkanlah aku, sayang. Biarkan aku tetap terpaut meronta,tanpa bayanganmu. Biarkan aku berdzikir dan menaruh harapan hanya pada Tuhanku.

**

Mungkinkah hati ini salah, sudah terpaut pada sesuatu yang begitu menarik, yaitu kamu. Tahukah, jika ada sosok yang menyisipkan doa diakhir sujudnya untukmu. 
Dia yang ingin mengubah aku dan kamu menjadi kita. Dan dia itu aku.

Jika kamu pikir aku gila.  Kamu salah Sayang. Aku lebih dari itu. Tergila-gila. Pada sosokmu yang sering kupandang dari sudut ruang. Menyerap semua pesonamu, menyimpannya dikotak memoriku, untuk sesekali kuputar ketika rindu hadir menyapa.

***

 ( ditulis di Jogja, 3April2014 )

Kehilangan


Beberapa hari lalu saya harus kehilangan handphone. Karena keteledoran saya sebenernya, menaruh hp di kantong motor matic dan ndak dibawa pas parkir. Handphone saya kebetulan pakai dompet cover yang bisa diselip-selip kartu. Dan kebetulan lagi saya menyelipkan stnk dan sim disana. Jadi ya yang nemu handphone saya dapat bonus sim dan stnk deh. :|

Namanya orang jawa kalau kehilangan, ilmu "untung" pasti selalu muncul. "Untung bukan dompet" atau "untung bukan motornya" atau "untung bukan hati akuh" *dilemparMouse*
 yaa iya sih,  tapi tetep saja kehilangan stnk dan sim itu cukup ribet dan males ngurusnya. :(

Tapi ya udah, saya kudu moveon dong, ndak boleh sedih atau males gini. Hilangnya HP, Sim sama STNK jadi pelajaran biar lain kali lebih hati-hati lagi. Dan jadi inget bahwa sebenernya semua ini cuma titipan. Yang namanya titipan pasti sewaktu-waktu bisa diambil sama Yang Punya.

Jadi mungkin kedepan saya bakalan agak ribet ngurus ini itu buat sim sama stnk ini. But it's oke :) ndak pernah ada sesuatu terjadi kebetulan. Pasti ada cerita dan hikmah dari setiap scne kehidupan.
Taufan Gio — 'Bukan tentang sesuatu yang hilang, tapi tentang keikhlasan melepas pergi.'

Sumber gambar : cabincrewdreamer.blogspot.com

Jumat, Mei 02, 2014

Selamat UlangTahun Aku

Bagi saya ulangtahun itu adalah pengingat bahwa jatah usia terus berkurang dan waktu terus be rjalan. Tiap ulangtahun saya juga jarang melakukan hal-hal khusus, paling sesekali bercanda sama sahabat minta diucapin, biar ulangtahun ada yang ngucapin gitu. Jomblo ngenes ya ?  hahaha enggak juga kok.

Saya bahagia dan bersyukur bisa merasakan ulangtahun lagi. Itu artinya saya masih diberi kesempatan hidup sama Allah, masih diberi nikmat hidup dan sehat, masih bisa becandaan sama keluarga dan teman, masih bisa belajar dan berkarya. Dan tahun ini sebenarnya cukup istimewa. Tahun 2014 saya genap berusia duapuluh dua tahun.

Sehari sebelum saya ulangtahun temen-temen sekelas main kerumah saya. Ini pertama kalinya mereka maen kerumah dan tanpa direncanakan. Awalnya saya sama tiga temen saya mau ngerjain tugas, bingung nyari tempat akhirnya saya tawarin kerumah, toh mereka belum pernah maen kerumah. Eh kok sekalian ada ajakan buat lutisan, dan beberapa temen lain mau ikut. Okedeh...akhirnya rencana yang awalnya ngerjain tugas berubah jadi acara lutisan #mahasiswa.

Awalnya yang ikut sih sekitar tujuh orang-an gitu. Tapi yang putra bilang mau nyusul, ya udah cus saya dan temen-temen putri berangkat dulu. Sampai dirumah, eh ternyata temen-temen yang putra bawa rombongan banyak. Total semua ada 17 orang sama saya. Seru dan seneng rasanya . Karena rumah saya sempit kami harus empet-empetan duduknya haha, tapi itu malah jadi quality time buat kita gitu :))
foto bareng didepan rumah :)
Agenda yang sama sekali ndak direncanakan dan menyenangkan ini mengingatkan saya bahwa Tuhan emang selalu punya sekenario yang ndak terduga dan luarbiasa buat manusia. Akkk...Alhamdulillah makaish ya temen-temen. Ditunggu kapan-kapan main lagi.

Dan ndak berakhir disitu, malamnya saya makan malam sama temen-temen medinfo, ya walaupun ndak lengkap, cuma ini juga jadi malam yang menyenangkan. Saya belajar banyak selama bareng temen-temen medinfo ini. Kapan-kapan kita agendakan lagi ya rame-rame lagi. :)

Paginya dihari jumat, pas hari ulangtahun saya kebetulan ada kunjungan di Humas Fakultas plus saya sama eka diminta buat unjuk kerja aplikasi bikinan kami. Kebetulan staff Humas cuma saya aja yang bisa ikut, jadilah ndobel-ndobel kerjaan dari yang ikut jaga pendaftaran, dokumentasi kegiatan sama duduk didepan buat unjuk kerja aplikasi. Hahaha..syuper sekali sekalian di humas, dan harus bolos kuliah Proyek mandiri juga.

Well..ulang tahun yang istimewa buat saya. Makasih buat smeuanya, buat ira dan divin juga yang ngasih kejutan dan kue ulangtahun. Haha..ini tahun kedua dalam hidup saya dapat kue ulangtahun dan niup lilin, dan keduanya itu juga dari sahabat-sahabat saya dikampus.

Semoga kita semua bisa jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Terimakasih Tuhan untuk hidup yang luarbiasa ini :)

Sumber image : besttuna.blogspot.com

Kamis, Mei 01, 2014

Lari Dong


Bukan, ini bukan saya sedang mengajak untuk lari dari masalah, lari dari kenyataan atau malah kawin lari *duh. Seperti pesan kawan-kawan saya tiap saya mau lari. “Jangan lari dari masalah lho Meg,” haha..saya punya kawan-kawan yang sangat perhatian memang :-D

Lari yang ini beneran lari, tanpa tanda kutip atau kedipan mata. Iya lari olahraga.

Saya sudah suka lari sejak SD. Saya senang walaupun hanya lari saat pelajaran olahraga saja.Kesukaan saya dengan lari sepat terhenti pas SMK. Disana saya juga sering disuruh lari sebelum memulai olahraga. Cuma entah kenapa tenggorokan dan paru-paru saya seperti kering dan tidak bisa nafas saat lari. Beberapa kali saya coba, hal itu selalu terjadi, sampai akhirnya saya takut dan ndak begitu suka lari.


Nah sekitar dua bulan ini benih cinta kembali muncul *halah*. Saya merasa badan saya mulai ndak fit. Sering loyo, gampang ngantuk, gampang masuk angin dan suka susah tidur. Saya pikir ini karean saya sudah jarang olahraga. Sebelumnya sih saya sering senam-senam erobik atau sepedaan. Cuman karena  kesibukan  sok sibuk gitu jadi olahraga sering dilupakan.

Saya putuskan ndak boleh gini terus dong. Tubuh saya juga punya hak untuk diperhatikan, ndak Cuma kamu aja *iya kamu* #terdodit :)))). Saya harus olahraga. Dan saya putuskan untuk mulai Lari.

Kenapa lari?
Saya pikir ini olahraga yang murah. Ndak perlu bayar trainer, sewa tempat, beli alat atau apalah. Hanya butuh sepatu, baju olahraga, dan kemauan untuk Lari.  Bagi saya berat awalnya untuk memulai. Manusia memang sering sulit untuk bergerak ketika sudah dikondisi yang nyaman.  Udah enak-enak bisa santai-santai selo, tapi harus mulai keringetan capek, ngos-ngosan, ngapain juga gitu ya?

Untuk ngakali  agar niat saya terlaksana dan terus semangat, saya ajak teman-teman saya untuk lari bareng. Dengan rayuan maut,”ayo olahraga biar sehat” terkumpul beberapa kawan yang mau menemani saya untuk mulai olahraga, hehe. Lari dengan teman bisa menambah semangat saya, disbanding saat lari sendiri.

Sempet bebrapa orang ngetawain saya juga lho, apalagi saya yang termasuk overweight cubby imut gini *dikeplak* :)))

 “ Kamu bisa lari meg?” Tanya mereka.

Tapi ya nyatanya saya bisa kok. Saya lari untuk melawan diri saya sendiri. Melawan kemalasan untuk olahraga.

Kalau kamu mau ikut mulai olahraga lari boleh juga lho. Mau barengan juga boleh, saya dan temen-temen yang masih newbi biasanya lari di GSP, kadang sama adek di JEC. Belum sempet nyoba spot-spot lain sih. Yuk mari kita lari dari kenyataan kalau kita malas olahraga (!) Jadi ayo lari dulu dong :p


Bulan Empat yang Keduapuluh dua Dong

Ini adalah bulan empat keduapuluh dua kali, yang saya lewati. Kegiatan tulis menulis agak saya tinggalkan di bulan ini. Di blog hanya menghasilkan lima tulisan saja, nulis yang menghasilkan uang juga saya liburkan dulu.

Post kali ini juga harus saya paksakan untuk dibuat, biar blognya ndak sepi-sepii amat gitu.

 Eh Lha terus kamu ngapain aja meg selama april ini? Walau agak ndak produktif masalah tulisan, saya lagi banyak mencoba hal-hal baru di bulan ini.

 1. Mulai rajin olahraga
 2. Menantang diri ikut lomba lari 5 km dan berhasil finish dan dapet medalinya :D
 3. Mulai grepe-grepe masalah sekripsi :D
 4. Sempat ikut beberapa lomba aplikasi, ya walau ada yang tidak sampai finish dan beberapa gagal.
 5. Nyoba ikut dan belajar di proyek apps gitu

Alhamdulillah, ya walau sempat cukup padet dan dikejar banyak deadline, bulan ini cukup menyenangkan. Semoga bisa diperbaiki di waktu selanjutnya.

Dan karena ini cuma post pancingan setelah agak lama ndak ngeblog, ya udah cuma mau cerita itu aja. April akan berakhir beberapa menit lagi. Semoga saja bulan empat yang keduapuluh dua kali ini bisa bermanfaat dan kedepannya lebih baik lagi. Aamiin


"Menyesali masa lalu hanya menghabiskan waktu untuk melangkah kemasa depan"

Sumber image : wherethemoonsleeps.blogspot.com