Selasa, Desember 23, 2014

Tren UX/UI untuk aplikasi Mobile dong


2014 UX/UI trends for mobile solutions from Golden Gekko

Nemu slide ginian. Ya kali i ada yang butuh. Sementara saya juga baru baca-baca dulu buat referensi skripsi.

pengen nulis blog panjang lebar tapi entah kenapa malah jadi blank pas buka dashboard. -_- duh duh duh...
Akhirnya share ini dulu.
Lagi dikerjar deadline sih.

kuatkan mega ya allah.

Selasa, Desember 02, 2014

#ENVOY6 Pameran bareng Ari Tulang AFI dong


Salah satu agenda di Training 2 adalah Malam Bakti dan Temu Alumni. Di acara malam bakti ini, akan ada pentas dan pameran dari mahasiswa penerima beasiswa MRUF dan alumni. Acara ini dihadiri oleh donatur-donatur dan rekan-rekan Pak Sandiaga Uno yang tentu kebanyakan adalah CEO dan manager dari perusahaan-perusahaan terkenal. 

Well itu tadi brief acara Malam Bakti dan pameran, disampaikan oleh mbak chacha beberapa minggu sebelum training. Mbak CHacha juga menawarkan kesempatan untuk isi stand pameran dan tampil dihiburan.

#Envoy6 Kunjungan ke JATIS GROUP dong


Kunjungan asik dari Training 2 tidak hanya berakhir di Bank UOB. Perjalanan kami dilanjut ke Perusahaan IT yang sudah punya 3 cabang di luar negeri. Yaitu JATIS GROUP. Kalau cerita dari Pak Nanang, ketua program Envoy, beliau sangat selektif memilihkan lokasi kunjungan Industri kami. Beliau harus memilih perusahaan yang sudah besar, memiliki visi misi yang bagus, dan bisa menjadi contoh baik untuk kami. Dari beberapa list, Jatis Group ini lah yang akhirnya terpilih menjadi lokasi kunjungan kami.

Alhamdulillah saat kunjungan kami ditemui langsung oleh CEO dari Jatis Group, yaitu Pak Jusuf Sjariffudin. Sebelum menyampaikan materi, saat kita masih antri untuk presensi Pak Jusuf ini menyempatkan bermain dengan permainan di kantor ( saya nggak tau nama mainannya apa, haha pokoknya yang sepak bola tapi  dengan geser-geser kayu gitu lah ).

Senin, Desember 01, 2014

#Envoy6 Kunjungan ke Bank UOB dong


Salah satu yang ditunggu di bulan November adalah Training Envoy 6. Training ini merupakan fasilitas dari Beasiswa Enterpreneur Mien R Uno Foundation yang saya dapat.  Ada empat kali training dan coaching, dan bulan November ini jatahnya untuk Training kedua. Training satu kemarin dilaksanakan di Jakarta, untuk training dua ini awalnya dijakarta selama sehari lalu dilanjut  4 hari di Bandung.  

Entah kenapa rasanya cepet banget karena baru kemarin training satu terlaksana.Padahal  training satu juga belum sempat diceritakan di blog :3. Yak tapi tentu seneng dong bakal ketemu dengan kawan-kawan Envoy 6 dari Surabaya, Jakarta,Bandung, Semarang dan tentu Jogja  \\(^_^)//

Sabtu, November 08, 2014

Kerjain Dong

Hae gaes. Hari ini malam minggu. Mau mampir ngeblog bentar deh. Jadi nganu ini katanya sih malam minggu, tapi lagi revisian buat tugas akhir skripsi. #akubocahSkripsi

Ini udah minggu kedua punya status ngerjain skripsi. Minggu pertama ada workshop penulisan skripsi dengan mode cepat. Habis itu dapat nama dosen pambiming. Setelah itu datanglahsaya ke Pak dospem . Beliau meminta saya untuk lebih mendalami materi dan topik ini, dan mempersempit materi. 

Seminggu kemudian, tepatnya kemarin kamis saya ketemu lagi buat bimbingan. Ohya pak dospem ini khusus bisa ditemui hari kamis pagi atau rabu sore aja. Dan biasanya hari itu udah ada antrian banyak yg bimbingan sama beliau. Saya dapat urutan pertama untuk hari itu.

Minggu, Oktober 05, 2014

Dari Deadline sampai Dreamboard Dong



Hari ini cukup hectic. Sejak pagi saya sudah nongkrong kece didepan komputer mengerjakan tugas Pasca Training di Jakarta & Bogor sekitar seminggu yang lalu. Sebenarnya tugas ini sudah saya kerjakan bahkan sebelum tau tugasnya apa. Saya sudah selesaikan, nah sekitar 4 hari yang lalu, ternyata tugasnya sama seperti yang saya buat, hanya beda format. 

Sebenarnya tinggal kopi paste saja, sama nambah-nambah dikit untuk menyesuaikan format. Habis itu tinggal cetak poster design yang sudah saya buat, dan tugas selesai. Dan sekali lagi karena penyakit ini kumat, saya akhirnya harus kembali bekejaran dengan deadline. :( Deadline tugas dikumpulkan jam 2, sejak pagi saya estimasikan jam 12 sudah kirim ke pak ketua. Dan ternyata molor sodara-sodar. Jam 11 masih belum nyetak poster dreamboard dan tugas belum semuanya dipindah sesuai format. Segera deh saya berangkat nyetak dulu, saya perkirakan jam 12 sudah selesai nyetak dan jam 1 an kirim ke pak ketua. Eh - eh ternyata...saya lupa memperhitungkan hari ini adalah hari Minggu dan hari LEBARAN . Iya.. otomatis dong toko-toko dan percetakan banyak yang tutup. 
Akhirnya harus muterin jogja deh buat nyari tempat cetak. Dan hasilnya selesai nyetak 1 lembar A3 dalam waktu 1.43 menit. Iyaa..sampai rumah waktu sudah menunjukkan pukul 13.43 :(

Begitu sampai dirumah, eh ada tamu mbak Dita dan suami yang jauh-jauh dari Surabaya. Say Hay bentar dan terpaksa ditinggal buat nglanjutin kerjaan dan masang dreamboard. Eh lha kok udah selesai nih ya, tinggal kirim. Perut tiba-tiba mules...muless sangat muless... 

Ketoilet deh sampai jam 14.00 lebih baru keluar, dan akhirnya terkirim ke Pak Ketua jam 14.15 :( 
Oh man ~ over time. Habis itu masih harus balik lagi ke toilet. ugh...
Urusan perut beres, segera whatsapp Pak Ketua Regional deg, Alhamdulillah syukurnya masih diterima :(

Ya ampun rasanya malu dan nggak mau kayak gini lagi deh. Saya akan segera mengerjakan tugas yang ada dihadapan saya. 
“Procrastination is the bad habit of putting of until the day after tomorrow what should have been done the day before yesterday.”

~Napoleon Hill  Saya ndak mau kayak gini terus. Mati diantara deadline. No..
Oh iya ini ada dreamboard saya, hal-hal di dreamboard ini tentu ndak akan tercapai kalau saya menunda-nunda kesempatan dan pekerjaan. Kalau mengerjakan tugas itu deadlinenya waktu pengumpulan. Nah kalau dream board ini deadlinenya Waktu hidup. Saya ndak pernah tau kapan hidup saya akan berakhir. Selama masih ada nafas, meraih mimpi dan kontribusi tentu jadi hal yang harus diperjuangkan.

Bermimpilah yang besar sayang, kemudian bangunlah untuk mewujudkannya. 
 Well.. bismillah... mohon doanya ya sodara-sodara ;)


Dream It. Believe It. Live It :*


Senin, September 15, 2014

Selamat Datang dong

"Entah kurang berkas, susulan atau apa.. Kita buka-bukaan saja, kalian disini jelas ada dibawah teman-teman yang sudah masuk duluan. Jika nanti lolos, kalian harus berjuang keras untuk bisa menyusul mereka. Disini yang dibutuhkan orang yang mau berubah, berubah jadi lebih baik" 
Selamat datang mega, di perjalan bersama MRUF Envoy VI ..
berjuanglah, dan jadilah yang terbaik dari dirimu...

^_^

Rabu, September 03, 2014

Cerita Seleksi Beasiswa MRUF dong


Hari ini saya dapat pengalaman superb. Jadi ceritanya saya sekitar bulan Mei - Juni ngeliat info beasiswa MRUF Envoy. Dari deskripsi awal, saya langsung tertarik, yaitu beasiswa untuk calon pengusaha muda. Yang bikin saya makin tertarik adalah program pengusaha nya. Beasiswa ini bakal memberikan training dan coaching untuk penerima beasiswa agar menjadi pengusaha. Kece kan programnya? Iya dong..

MRUF Envoy ini adalah program beasiswa yang berusaha mencetak wirausahawan muda Indonesia. Program ini dibuat oleh yayasan Mien R. Uno. Beasiswa ini sudah masuk periode ke enam lho..artinya sudah 6 tahun berjalan. Kalau cerita dari mbak yang ngurus program ini, awalnya MRUF Envoy hanya beasiswa yang diberikan mahasiswa saja, tanpa ada tambahan-tambahan program. Namun seiring berjalan waktu, program-program ditambah sesuai dengan tujuanya untuk menciptakan wirausahawan muda Indonesia.

Karena tertarik, segera saya buat dan kirim syarat-syarat yang diminta. Eh kok yo Alhamdulillah dipanggil disuruh interview juga setelah nunggu cukup lama. Saat itu interview dilakukan di UGM fakultas teknik. Disana saya mengerjakan tes psikologi yang jumlahnya banyak banget. Sayangnya diakhir test, diumumkan kalau saya tidak lolos.

Agak kecewa memang, tapi pikir saya ini bukan berarti saya nggak pantes jadi pengusaha. Tidak lolos mungkin karena saya ndak cocok saja untuk program MRUF ini.

Well...setelah waktu berjalan, tau-tau disuatu siang pas lagi ngajar ada telpon masuk dari Jakarta, sayangnya ndak keangkat. Kemudian maghribnya ada lagi telpon. Ternyata itu dari pihak MRUF yang menyatakan saya bisa ikut tes susulan. Saya sempat tanya kenapa saya ikut tes susulan, dan ternyata karena kemarin berkas administrasi saya ada yang kurang. Hmm...dalam hati saya juga bingung, kayaknya sudah lengkap-lengkap deh. Ah tapi sudahlah, intinya saya ambil kesempatan kedua ini. Bukankah kesempatan kedua itu sangat jarang terjadi? alhamdulillah..

Seleksi susulan ini dilaksanakan di Hotel Cakra Kusuma di Jakal Km 5 dan dilaksanakan selama dua hari. Terpaksa saya harus ijin PPL untuk mengikuti kegiatan ini, tapi worth it kok :D Diseleksi kali ini kami berlima, ada Mbak Rahmi, Mbak Novi, Mas Yudhi sama Mas Agung. Mbak Rahmi ini masih semester 3 dari UGM jurusan TPHP yang punya usaha bidang makanan. Kalau mbak Novi saya kenal sudah dari seleksi tahap ke dua dulu, dari Jurusan Psikologi UIN SUKA dengan bisnis obat herbalnya. Mas Yudhi dari jurusan Teknobiologi dari Atmajaya dengan bisnis ikan bawalnya, dan Mas Agung yang jauh-jauh datang dari Bandung untuk ikut tes susulan dari Ilmu Komunikasi UNPAD.

Diseleksi susulan ini saya harus menempuh beberapa tahapan. Diawal saya ketemu sama Psikolog, kita sharing-sharing, sempat ada games kelompok juga. Dari sini beliau juga sempat berpesan untuk kita dalam menjalani hidup. " Saat ini kehidupan itu bukan tentang menjadi terbaik diantara yang lain tapi menjadi terbaik dari diri sendiri," Sukses dimasa saat ini bukan urusan diri sendiri, tapi juga bagaimana bisa sukses bersama. Memulai bisnis ketika hanya memikirkan diri sendiri atau hanya memikirkan uang akan sangat sulit untuk berkembang. Kembangkanlah bisnis yang bermanfaat bagi orang lain.

"Ini bukan tentang kompetisi melawan orang lain, tapi melawan dirimu sendiri. Menjadi yang terbaik dari diri ini"

Setelah itu sempat diwawancara juga oleh trainer MRUF yaitu Pak Ibnu dan Pak Anto yang kalau lolos beasiswa ini bakal nemenin dan memantau kita selama setahun. Diawal sebelum wawancara, beliau mengungkapkan bahwa butuh banyak perjuangan untuk menyusul teman-teman yang sudah duluan masuk. Yang dibutuhkan ketika mau menjadi pengusaha itu kemauan untuk belajar dan bertransformasi. Kalau tidak mau ya mending nggak usah jadi pengusaha. Kalau kata saya sih namanya pengusaha , jelas ada kata USAHA didalamnya. Jadi kalau ndak mau usaha ya bukan pengusaha. Iya.

Dihari kedua saya ketemu dengan ketua yayasan MRUF yaitu bapak Indra. Nggak lama sih ngobrol tentang bisnis, bahkan bapaknya sempat bercerita tentang bisnis IT yang baru-baru ini bakal segera launching.
Nggak nyesel deh pokoknya ikut interview ini. Habis interview pun sempet ngobrol sama Mas Nanda dari Bandung pengusaha tanaman Hias yang juga merupakan Penerima beasiswa MRUF V. Mas Nanda ini  cerita tentnag bisnisnya, dan apa aja yang didapat selama ikut MRUF. Komitmen jadi kunci utama, ketika di MRUF dan juga tentu saja ketika mulai jadi pengusaha. Komitem ini harus bisa dipegang, itu seperti berjuang melawan diri sendiri, iya. Karena memang perjuangan sebenarnya itu melawan diri sendiri.

Dan akhirnya setelah ikut interview ini yang saya rasain satu. M A L U ...
iya saya malu. Rasanya kemana saja saya selama ini. Banyak bermimpi, cuma mengawang-awang mau ini mau itu tapi geraknya dikit. Komitmen ke diri sendiri juga banyak dilanggar.

Pak Ucok Psikolog yang interview kami juga sempet bilang. "Jangan nyalahin takdir. Kalau misal ada yang mati ketabrak karena nggak pakai helm, ya yang  dia kenapa nggak pakai helm."
Ada benarnya juga sih. Sering nya tuh nyalahin keadaan jadi hal yang paling mudah dan bikin lega. Bahkan jadi alasan untuk nggak nglakuin apa-apa.
"Soalnya jadwal penuh nih, kuliah mulu," ; "Capek nih udah banyak banget kegiatannya," ; "Nggak ada modal ini," ; " Dirumah banyak kerjaan nih, nggak mau nyoba ah" ;

Jleeb..itu saya banget.

:(

Saya bersyukur bisa ikut interview kali ini ( ya selain juga dapet bonus interview dengan fasilitas makan siang dihotel dan coffee break ) :D . Saya nggak masalahin nanti bakal ketrima atau enggak. Allah itu selalu ngasih yang terbaik. Mau ketrima atau enggak saya tetap akan Usaha capai mimpi saya.Dan berjuang untuk bertransformasi jadi lebih baik lagi.

Menutup post panjang kali ini ada Quote dari Pak Sandiaga Uno Pengusaha Indonesia adik dari Pak Indra. Mereka meruapak sosok-sosok dibalik Beasiswa MRUF Envoy ini. Empat kiat sukses dari Pak Sandiaga :
Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas
Terimakasih Tuhan atas kesempatan hidup dan cerita-cerita didalamnya. Mari berjuang. Bismillah...


Senin, Agustus 04, 2014

RIndu dong

Jam menunjukan pukul 22.45 saaat saya sampai di rumah. Perjalanan malam dari pondokan KKN ke rumah malam ini agak berbeda dari malam sebelumnya, dingin dan bikin deg-degan. Tapi bukan deg-degan karena ada yang nyatain cinta kok. #duh

Saya memang nggak biasa pulang malam, biasanya hanya kalau kepepet saja dan acara-acara penting. Tapi itu bukan berarti saya takut. Selama ini kalau saya terpaksa pulang malam, selalu biasa saja, ndak takut atau parno.

Tapi malam ini, setelah rapat dengan pemuda di pondokan KKN, saya memang agak ragu mau pulang atau tidak. Sebenarnya bisa saja malam ini nginep di pondokan, tapi sayangnya esok hari ada kerjaan dirumah yang ndak bisa ditinggal, mau nggak mau saya harus pulang.

Jalan Parangtritis menjadi jalan yang saya pilih. Alasannya jarak dari lokasi KKN sampai kerumah memang lebih dekat lewat jalan ini. Jalan cukup ramai, sepeda motor dan mobil masih banyak menuju ke arah kota jogja. Mentok dijalan parangtritis, deg-degan pun dimulai. Pas dapat lampu merah, dari arah barat ada sekelompok orang dengan sorban yang ditaruh dipundak yang naik motor sambil digeber-geber. Sekelompok ini bukan dua atau tiga orang saja. Tapi banyak banget, mungkin 20 motor ada, lebih kayaknya. Mereka menuju ke arah utara. Dan itu artinya, kami bakal satu arah. Itu satu-satunya arah untuk pulang.
Pas lampu sudah hijau, ternyata polisi yang jaga sudah stand dan mengarahkan kami untuk tidak ikut ke "pawai" tersebut. Manut, iya. Tapi saya lalu muter, lha wong itu satu-satunya jalan pulang. Maaf pak polisi.
Dan salah ternyata ndak manut sama pak polisi. Baru jalan beberapa meter, ternyata rombongan berhenti ditengah jalan. Dari pndangan mata, mereka tampak lagi ribut. Haduh.. beberapa motor didepan saya malah ikut berhenti, ikut nonton. Mau ndak mau saya juga cuma bisa ikut nonton gerombolan orang yang mulai berteriak-teriak. Hingga ada suara letusan.

Saya sempat mikir, oh mereka mungkin lagi nyalain mercon. Eh..
tapi bukan, kemudian ada tiga kali susulan letusan. Dan itu berasal dari salah satu dari kelompok yang membawa pistol, dan menembakannya ke atas. Ya ampuun..

Jadi deg-deg-an gitu,malem-malem dingin nonton adegan live tembak-tembakan. Karena takut, saya pun memilih ngacir, muter balik.

Beneran muter balik, yaitu muter terus keliling jalan sekitar situ terus balik lagi lewat situ. Ya karena emang cuma bisa lewat sana. Alhamdulillah rombongan -rombongan berbendera dan bersorban sudha nggak ada, diganti beberapa polisi.

Saya ndak tahu juga sih itu dari "kelompok" apa. Yang pasti memang agak mengerikan. Selama ini kalau pulang malam saya biasa merasakan jogja yang aman-aman, sat ini saya jadi agak ragu :(
semoga jogja kembali seperti dulu lagi. Rindu jogja yang nyaman dan aman :(


Minggu, Agustus 03, 2014

Dihargai dong



Pernah ndak merasa nggak terima, nggak suka atau merasa dirugikan dengan suatu keputusan yang dibuat oleh sekelompok orang? Padahal diri ini bagian dari kelompok itu juga. Kebetulan saat ngambil keputusan kita ndak dateng, atau bahkan saat pengambilan keputusan mufakat kita ada tapi ndak bisa bersuara karena ndak ada dukungan. 
Mau protes, rasanya sia-sia karena keputusan udah di ketok palu. Nyari temen dan dukungan buat ngerubah keputusan, ndak ada yang bisa diajak kerjasama, ada yang takut, ada yang ndak peduli. Akhirnya cuma bisa grundelan, ngrasani, dan nggonduk ketika menjalankan hasil keputusan. Alias mengeluh terus saat menjalankan tugas. 

Padahal dengan mengeluh kerjaan dan tugas jadi lebih berat lho. Iya~ saya sering ngalami kok. Mengeluh dan nyalahin orang jadi penghambat kerja dan bisa bikin hidup nggak positive. Energi yang harusnya digunakan untuk kerja habis terpakai untuk memikirkan hal-hal negatif. 

Saat mengeluh itulah sering otak jadi kreatif untuk mencari-cari alasan. Alasan buat protes dan nggresulo. Iya sih memang dalam permusyawarahan harusnya semaksimal mungkin mengayomi anggotanya dengan keputusan-keputusan yang diambil. Idealnya begitu. Tapi kenyataan memang sering jauh dari yang ideal.
Dan kalau itu terjadi, ada dua sikap yang bisa bikin enak menurut saya, yaitu :

2. Lain kali lebih fokal kalau musyawarah
Faktanya di Indonesia yang suaranya paling keras, walau kadang nggak berbobot, lebih didengar dan dilihat. Kadang mereka yang berduit juga yang lebih didengar dan dilihat. :( 
Tapi ya udah, jangan hanya nyalahin keadaan, tapi rubah keadaan.  Caranya?
Ya berarti lain kali lebih fokal lagi kalau ada musyawarah. Jangan malu-malu untuk mengungkapkan pendpat. Jangan diam saja pas di forum, tapi ngomong nggak enak dibelakang. 

1. Legowo 
Menerima hasil keputusan dengan lapang dada. Memang harusnya seperti itu sih. Setiap anggota di musyawarah harusnya bisa menghargai keputusan yang sudah diambil. Toh keputusan sudah diambil, orang-orag udah  pada menjalankan hasil keputusan. Kalau mau diubah dan saran cari waktu yang pas saja. Selama penantian waktu pas itu memang harus legowo saja. Masih ingat pelajaran PPKN tentang saling menghargai pas kelas 4 SD kan?  Saatnya dipraktekan itu ilmunya :D

ya sudah gitu aja, boleh lho kalau ada yang mau nambahi, nyaci, dan lain sebagainya. Post ini belum diketok palu, masih bisa berubah sewaktu-waktu. Lha wong ini sebenarnya post juga hasil nggresulo, dari pada bikin pusing, dibikin jadi postingan blog aja deh :))


Jumat, Agustus 01, 2014

Selamat Lebaran Dong


Mohon maaf lahir batin yaa sodara-sodara. Semoga dihari raya idul fitri kali ini bisa menjadi penutup dan perayaan setelah ramadhan yang penuh berkah. Semoga bisa ketemu lagi sama Ramadhan tahun depan. Aamiin.

 Ngomong-ngomong soal idul fitri, seperti tahun sebelumnya saya tidak merasakan yang namanya mudik. Kalau dulu saya memang ikut mudik orang tua ke Solo, jadi bisa merasakan gimana suasana mudik. Packing, pantat pegel karena harus naik motor, macet, dan segala bau-bau mudik. :)))

Buat sodara-sodara yang masih mudik atau baru perjalanan pulang, semoga selamat sampai tujuan. Sementara sambil nunggu libur KKN PPL selesai saya tak nyemil astor dulu. :))

Gambar : Astor



Minggu, Juli 27, 2014

Shalat Lebih Penting dong

Sebagai blogger aras-arasen yang ngeblog kalau lagi mood saja, saya sebenarnya cukup aktif untuk blogwalking alias berkunjung ke blog-blog orang-orang. Saya tertarik dengan sudut pandang dan pemikiran unik dan lucu dari blogger-blogger, jadi bisa menghibur saya bahkan kadang memberi pencerahan.
Saat blogwalking saya akan ingat-ingat blog yang menarik dan berkesan. Biasanya sih saya inget-inget nama penulisnya, kalau pas selo saya pasti balik lagi buat ngecek update dari blog tadi.

Salah satu blog yang berhasil menarik saya untuk rajin berkunjung adalah blognya Mas Agus Mulyadi. Saya agak lupa pertama kali bisa ketemu blog ini, kalau nggak salah sih dulu ada yang ngeshare di twitter. Pas masuk ke blog ini, saya pasti langsung disapa oleh foto mas Agus yang mejeng dihalaman depan yang kalau discroll kebawah pun fotonya nggak mau ilang =)).
Ini tampilan awal blognya beliau :
Ini tampilan utama, foto yang selalu setia menyapa pembacanya

Pertama kali lihat foto mas agus saya jadi inget kayaknya dulu pernah lihat orang ini, well sakjane wajahnya beliau ini mirip sama temen sekelas di kampus. Sayangnya saya ndak punya foto kawan saya jadi ndak bisa mbandingin. Tapi selain itu saya capet-capet inget kalau beliau ini pernah masuk hot thread kaskus gara-gara jago ngedit foto sama artis terutama JKT48, pun kayaknya bener soalnya di blognya ada post ini. 

Diluar wajahnya yang sudah familier, saya juga inget pertama kali saya mbaca postingan mas Agus itu adalah tulisan Nikah-Nikah Bathukmu Sempal. Posting yang bikin saya trenyuh ketawa-ketiwi dengan pemilihan bahasa jawa yang udah lama ndak saya dengar dan baca. Saya juga pernah nyasar nggak sengaja ke postingan mas Agus ini pas cari tahu tentang translate bahasa indonesia di film luar negeri di bioskop itu ada enggak. Iya, saya emang belum pernah nonton film luar di bioskop :| , karena penasaran saya googling. Eh nemu blognya mas Agus lagi ynag share gimana pengalaman dia pertama kali nonton film di bioskop, sungguh berasa punya teman. :))

Nah kabar terbaru kemairn pas lagi baca-baca di blog lomba menulis, Mas agus ini baru aja nerbitin buku. Judulnya "Jomblo Tapi Hafal Pancasila", dan beliau lagi bikin giveaway gitu. Entah giveaway itu apa saya ndak tau, intinya kalau ndak salah beliau bagi-bagi buku gratis. Saya sebagai silent reader blog dan follower twitternya jadi kepengen ikut gitu, siapa tahu bejo =))

Yak dari posting ini, saya ndak merekomendasikan buat sedulur-sedulur baca blognya Mas Agus, karena sesungguhnya Shalat lebih penting dari pada mbaca blog beliau.

Selebihnya sukses buat mas Agus Mulyadi, semoga tetep nulis, menghibur dan segera dapat jodo. Aamiin. :)

Senin, Juli 21, 2014

Lomba TPA dan mandi dong

Hari ini Kegiatan KKN saya adalah Lomba TPA. Ini jadi kegiatan pertama yang bisa dibilang cukup besar di kelompok kami sejak penerjunan. TPA di desa Sumbermulyo yang diadakan khusus pada masa ramadhan ini cukup memiliki banyak santri. Dari data Remaja Masjid sekitar 80 anak. Banyak kan ya? Sayangnya memang disini TPA hanya pas Ramadhan saja, di luar Ramadhan tidak ada.

Kelompok KKN saya mulai masuk ke TPA sejak awal penerjunan, hal ini juga jadi observasi awal sebelum rencana kami ingin menghidupkan TPA diluar Ramadhan. Setelah hampir tiga minggu ikut serta mengurusi TPA, hari ini jadi puncak kegiatan yaitu kegiatan Lomba-lomba. Sebenarnya lomba biasa dilakukan di minggu akhir, namun karena kedatangan kami yang hanya sampai tanggal 23 di bulan Ramadhan ini, maka kegiatan lomba diajukan. Hehe.makasih mas mba Remaja Masjidnya :)

Untuk proker ini saya kejatah untuk membantu Hanum ngurusi hadiah dan jadi seksi perlengkapan. Artinya kami harus datang lebih pagi dong ya buat mempersiapkan segala sesuatunya. Jam di juknis yang dibikin oleh Ketua Kegiatan mewajibkan pukul 06.30 sudah sampai dilokasi untuk persiapan. Padahal dimalam sebelumnya kami harus nyiapin bermacam dokumen, bungkus kado, dan nggodain tukang bakso :3. Sebenarnya kami sudah bangun dari jam 4 kurang, buat sahur.   Tapi ya karena capek jadi maklum gitu deh kalau kami kesiangan #alibi #duh

Padahal kami harus antri mandi juga, kebetulan hanya ada dua kamar mandi untuk 13 wanita yang standar waktu mandinya hanya dua, lama dan lama banget.  Ya uwis, sebagai panitia yang penuh tanggung jawab dan kesatria, saya dan Hanum menyusun strategi. Kami akan berangkat tepat waktu untuk menyiapkan perlegkapan dengan modal cucimuka, gosok gigi dan parfum. Setelah kawan-kawan datang, kami bakal cus pulang dan mandi dengan selo  :))

Begitu sampai dilokasi lomba, eh jebul adik-adiknya sudah banyak yang datang. Mereka semangat sekali sampai-sampai ada yang belum mandi dan harus nangis nggak mau pulang pas disuruh ibu nya mandi dulu.
*Jleb* padahal disini mbak-mbaknya udah kece tapi belum mandi juga -___-
Adek-adek ndaftar lomba


Karena terlalu banyak anak-anak dan temen-temen juga belum datang-datang strategi kami gagal deh, setelah perlengkapan siap saya dan Hanum harus bantuin jaga di Pendaftaran. Jaganya sih sambil jaga jarak gitu, takut kalau ketahuan adek-adek yang masih lugu ini kalau mbak-mbaknya ada bau-bau belum mandi. hehe...


ng..nganu..nggak mau difoto dulu yaaa :')

Diluar acara mandi, Lomba TPA berlangsung lancar, Alhamdulillah.

Seneng bisa bareng-bareng adek-adek yang semangat dan berisiknya pun luar biasa, hahaha..

Pembagian Hadiah \\(^o^)//

Semoga bisa bermanfaat acara ini, dan jadi tambah semangat juga buat ngerjain proker-proker lainnya :D

Dan kenapa post ini malah jadi ngebuka aib sendiri ya..
astaghfirullah..
-___-

Rabu, Juli 16, 2014

Tenang dong

sesungguhnya ketenangan jiwa menjadi nikmat yg sering dilupakan untuk disyukuri. atau malah dia memang tak pernah hadir pada diri ini. Astaghfirullah..
coba rasakan meg,saat ini kamu masih bisa bobok nyenyak,bisa posting blog,ngobrol dengan keluarga. Bandingkan dengan mereka yang mungkin detik ini harus berfikir mau tidur dimana, mereka yang mungkin sedang menangis meratapi kepergian keluarganya, gundah dengan penyakit yang diderita.
sungguh nikmat ketenangan itu tak ternilai, banyak-banyak lah berdoa meg. Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi satu detik kedepan. doakan agar orang-orang juga mendapatkan ketenangan jiwa,hilang gelisahnya, kuat menghadapi masalahnya.
Aamiin.
ditulis ditengah rasa gelisah karena terlalu berburuk sangka terhadap kehidupan. Astaghfirullah ..

Curcol KKN dikit dong


Saya percaya bahwa hidup ini berputar, kadang dibawah-kadang diatas. Seperti saya yang tahun kemarin banyak mendengarkan keluh kesah dan cerita dari kawan-kawan saya yang lagi menempuh kuliah KKN, tahun ini gantian saya yang harus merasakan dinamika mahasiswa KKN.

Kuliah KKN ini kalau kata dosen pembimbing saya jadi bentuk pembelajaran dan pengabdian mahasiswa ke masyarakat. Saya yang mahasiswa pendidikan juga mendapat bonus untuk membagi waktu KKN dengan PPL, yang artinya kalau pagi saya belajar jadi Guru di sekolah, kalau sore mengabdi kemasyarakat.
Awalnya kelompok KKN saya PPL saya hanya terdiri dari delapan orang, ada Saya, Hanum, Afina, Rama , Rizki, Danar dan Hendra. Tapi Rizki harus pindah untuk ppl di Balikpapan dan Hendra mengundurkan diri, jadinya kami hanya berenam. Sementara untuk KKN kebetulan kami digabung dengan tim dari PGPAUD ( Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini) yang berjumlah 10 orang dan cewek semua...waw.. :D

Dinamika KKN
Kami diterjunkan bersama-sama pada tanggal 1 Juli di kampus oleh Pak Rektor. Kemudian dilanjut dengan penerjunan di desa yang diterima baik oleh Ibu Lurah. Sejak penerjunan itulah, dinamika KKN PPL mulai terasa. Ya...dari mulai urusan kedesa, antar teman, ke dosen pembinging, ah... ada-ada saja yang mengajak untuk memutar otak. 

Positif thingking jadi kunci utama menghadapi masalah-masalah yang datang. Hey, saya bilang gini bukan berarti menggurui atau saya udah ahli. Saya tulis disini juga biar saya terus berjuang untuk Positif thingking lho ya.. karena memang susah untuk selalu berfikir positif. Ah..tapi sebenarnya walau susah dilakukan,  hidup positif itu bikin kita jadi enak menjalani proses-proses kehidupan. Dengan berfikir positif energi jadi tak terbuang sia-sia untuk mikir yang aneh-aneh. 

Nikmatilah Prosesnya
Saya beruntung punya banyak kawan yang sebelumnya pernah atau sekarang lagi  KKN . Mereka mau  berbaik hati mau ndengerin curcol saya :D. Banyak saran dan masukan, seperti diawal kemarin kelompok saya sempat miss komunikasi dengan pengurus desa gara-gara jatah hidup dan sempat dituntut untuk membayar uang sangat tinggi. Kita sekelempok sempat bingung, emosi juga. Tapi akhirnya, dengan komunikasi dan mengambil jalan tengah masalah bisa diselesaikan. Saya harus bilang terimakasih dengan keluarga dan kawan saya yang terus mengingatkan untuk sabar dan menikmati proses yang ada.
"Besok masalah di kehidupan nyata lebih kompleks dari ini, kamu kudu sabar" 
Kurang lebih gitu pesen mereka. Yaaa..memang harus beradaptasi. Saya percaya kadang kita memang harus diberi 'tantangan' untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan kita. Tantangan itu pun pasti diberikan oleh Allah sesuai dengan kemampuan kita, asal yakin dan mau berusaha pasti bisa diatasi. 

Ya udah sih gitu aja, 
ini catatan untuk mengingatkan diri saya sendiri, semoga tetap istiqomah menjalani sampai 2,5 bulan kedepan.


Ditulis setelah dua hari absen KKN PPL, dan rasanya males mau balik kepondokan lagi. :|

Jumat, Juli 11, 2014

Hidayah Kota Bantul dong

Peta mbantul ini bro..Sumber :wikipedia
Hai, lama sekali tidak posting. Sebenarnya hasrat untuk ngeblog itu sudah membuncah, meluap-luap. EH tapi kok ya akhir-akhir ini lagi sok sibuk dan suka memilih molor dibanding nulis :(

Jadi nganu...sekarang saya lagi sibuk KKN PPL nih, satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh sama mahasiswa S1 kampus saya. Kenapa dobel KKN dan PPL?. iya..jadi emang sudah kebijakan kampus bahwa untuk KKN dan PPL disini digabung, jadi pagi PPL alias belajar ngajar disekolah, sorenya KKN ngabdi ke masyarakat.

Kalau kata pak Dosen Pembimbing sih kita lagi kuliah tapi diluar, kuliahnya belajar dimasyarakat. Semacam udah kayak hidup dimasyarakat, pagi kerja siang arisan PKK #eh

Saya sebenarnya pas penempatan pengen dapat sekolah di mantan almamater tercinta di SMK 2 Jogjakarta, tapi apa mau dikata, karena konsentrasi yang saya pilih dengan aturan yang baru saaat ini tidak memungkinkan saya ngajar disana, akhirnya saya ditempatkan di salah satu sekolah di ujung kota Bantul. Daerah yang saya sendiri belum pernah kunjungi.

Loh meg? bukannya kamu orang mbantul juga ya? 

Duh.. iya sih memang, saya aslinya mbantul. Tapi bisa dibilang selama ini saya adalah orang mbantul yang murtad. #ups...

jadi nganu, saya SMP, SMK dan Kuliah selama ini ada di luar Bantul, dan itu bikin saya ndak pernah maen-maen dan mempelajari daerah Bantul. Dosa besar saya selama ini adalah selalu menyebut rumah saya didaerah Kotagede, daerah kota jogja, padahal sesungguhnya saya di Banguntapan Bantul. Bukan karena malu atau gimana tapi karena saya bingung ngasih ancer-ancernya jadi saya bilang aja Kotagede, soalnya temen-temen juga asalnya kebanyakan Jogja dikasih tau Banguntapan pada nggak ngerti #pembelaan #iyainaja.

Kembali ke KKN PPL, dengan penempatan di ujung selatan Bantul, saya seperti mendapat hidayah setelah selama ini mendurkahai Bantul. Saya dipaksa melaju keselatan tiap hari, melewati panasnya Bantul yang akhir-akhir ini bikin saya rajin mandi. :))
Ya ..Tuhan itu emang super kece dan OKE , setelah selama ini duhraka dan melanglang buana,
saatnya saya mengabdi ke kota saya, tempat saya dibesarkan. Kota Bantul Projotamansari #cieee . :*

Dan saya juga seneng disini, ndak perlu ngaku-ngaku dari Kotagede atau bingung ngasih ancer-ancer, karena tiap  ditanya asalnya dari mana, kalau saya jawab dari Banguntapan pasti udah pada tahu. #orangBantulIstimewa :))

Ya udha gitu aja,
kapan-kapan dilanjut lagi cerita KKN PPL nya :)

Minggu, Juni 01, 2014

Pantai, Malam, Bintang dan Luna Maya dong


Perjalanan malam minggu ini agak berbeda dari biasanya. Perjalanan tanpa rencana sebelumnya, yaitu ke pantai. Sebenarnya memang saya sudah niat, Sabtu ini mau keluar, refreshing  setelah seminggu digempur tugas-tugas kuliah bersenjata 'deadline' semua. #duh Tapi sampai sore belum juga ditentukan mau kemana.

Sampai sekitar jam 4-an sore @manggha sms ngajakin kepantai. Waini... yang mau ikut ada @wulantikaarini, @bunderbunder_ sama @latifahperwita. Cuman akhirnya yang berangkat cuman saya sama wulan. Kita sempet ragu sebenernya, takut kesorean. Tapi hey, kenapa enggak? lihat bintang di pantai lho ini, hal yang belum pernah kamu lakuin. :D

Berangkatlah saya dan @wulantikaarini naik motor. Tujuan kami ke pantai antara parangtritis dan depok. Kata @manggha lokasinya tidak rame dan bagus untuk lihat bintang. Dia sendiri sudah berangkat duluan karena emang rumahnya dekat dari sana.

"Kamu tahu tempatnya?" tanya @wulantikaarini begitu bertemu dengan saya. Tiga tahun kenal sudah bikin dia paham saya itu paling ndak bisa diandalkan masalah lokasi dan arah, apalagi jadi penunjuk jalan #duh.

Saya cuma bisa nyengir.

"Bisa sms, apa tanya polisi, " jawab saya sok gampangin :D .

Ah tapi memang seperti itu kok, sementara masih ada alat komunikasi, baik cuma tanya orang, atau sms pasti ada jalan untuk kembali pulang. :D *tsaaahh*

Minimal saya tahu arah perjalanan kali ini adalah menyusur Jalan Parangtritis. Tinggal lurus saja ikut jalan Parangtritis. Sekitar jam 18.30-an, setelah ada adegan nyelonong tanpa bayar kontribusi dan disempriti petugas, kita sampai juga di area Parangtritis dan Depok.

"Cari  Losmen Laras, lurus aja ikuti jalan. Ada naikan, turunan, nah entar ke arah barat, cari parkiran yang ada reklame artisnya. Area Gumuk Pasir. Artisnya Luna Maya. "

@manggha memandu kami untuk sampai kelokasinya. Duh waini...kalau sudah pakai arah-arahan saya cuma bisa pasrah dan berdoa :|

Cusss..deh jalan...lurus..terusss...ketemu Losmen Laras, lurusss..turunan, tanjakan...tanjakan...tanjakan..

"Luna Maya- nya manaa???"

rasanya perjalanan jauh sekali dan tidak ketemu juga dengan Luna Maya. Sampai saya dan @wulantikaarini sempat disorientasi  malah mencari Luna Maya. :|

Alhamdulillah, setelah tanya beberapa kali ke warga sampai nyetop tukang mie ayam buat tanya arah, akhirnya ketemu juga deh sama  Luna Maya lokasinya.

Ternyata lokasi parkir Luna Maya itu tepat didepan gumuk pasir. Ini kali pertama saya ke gumuk pasir, daerah yang berisi hamparan pasir di area Parangtritis. Gumuk pasir ini ternyata cukup langka, karena ada didaerah yang punya curah hujan cukup tinggi. Konon gumuk pasir ini satu-satunya yang ada di Asia Tenggara lho.

Gumuk Pasir Siang Hari

Pemandangan gumuk pasir memang tidak bisa ditangkap mata saya dengan leluasa karena gelapnya malam. Tapi semua terbayar dengan pemandangan langit yang istimewa. Taburan bintang menghiasi langit. Saya sendiri sudah lupa kapan terakhir memandang bintang sebanyak dan langit seluas ini. Sambil menunggu @manggha saya dan @wulantikaarini duduk-duduk di gumuk pasir sambil memandang langit dan bintang.

Setelah beberapa waktu lama, yang jemput datang juga dan kita beralih tempat ke tepi pantai. Perjalanan dari gumuk pasir ke tepi pantai cukup ditempuh dengan jalan kaki sekitar 3 menit. Dan disini..pemandangan langitnya lebih WOW. Ditemani deburan ombak, pasir dan hembusan angin laut, pemandangan malam ini benar membuat saya terpesona.
Indah.

Tak ingin sedetik pun mata melewatkan kerlipan bintang yang seolah menyapa kabar makhluk Tuhan yang tak berdaya-apa apa dibuminya ini. Makhluk yang tanpa daya tapi masih suka membanggakan diri. Sementara dirinya sungguh hanya bagian hampir tak terlihat di susunan tata surya yang luar biasa. Tak terasa air mata menetes dipipi merenungi semua itu.

Maaf kalau tak ada foto yang terabadikan untuk dibagi disini. Ada beberapa pemandangan indah yang tidak bisa dibagi kedunia luas, hanya bisa dilihat oleh matamu sendiri. Dan kalau kamu ingin melihat hal yang sama, boleh lho saya diajakin. Nanti saya pandu, kita cari Luna Maya bersama :)


Gambar : http://jogjaholidays.com/article/121810/gumuk-pasir-parangtritis.html

Cerita Perawatan di Larissa Pertama Kali dong


Tahun ini mau jadi tahun 'cantik' buat saya. Cielah gaya bener yaaaaak.... Ya sebenernya karena saya sudah terlalu lama mengabaikan penampilan, terutama kulit yang jerawat dan bekasnya itu ngendon betah banget di muka. Well setelah ngumpulin duit dan kebetulan ada rejeki, saya memberanikan diri mulai mencoba ke salon perawatan wajah. Kondisi wajah saya  saat itu lagi parah-parahnya, dengan jerawat merah gede dan mateng-mateng yang nyebar bahagia tanpa dosa di muka #duh

Sebagai wanita yang harus nabung lama   hati-hati memilih produk perawatan, saya survey dulu dong. Terutama testimoni hasil penggunaan produk dan harganya. Apalagi muka saya ini termasuk sensitif. Setalah tanya sana-sini, dari temen dan baca-baca di forum banyak yang merekomendasi ke Larissa. Kebetulan juga salah satu kawan saya temen SD dulu juga kerja disana. Mereka bilang salon perawatan ini obatnya cendrung alami, ndak bikin ketagihan dan merusak muka kalau dipakai dalam jangka waktu lama. Selain itu harganya cukup murahlah dibanding salon perawatan lain.

Selasa, Mei 20, 2014

Workshop Menulis dong

Workshop Menulis di Tirana House 
"Mbak, habis lulus kuliah masih harus pendidikan profosi? Setahun? Wah..hidupnya habis buat belajar dong"

"Yaa..itu lah hidup"
Kutipan obrolan diatas saya dengar dari teman disamping saya dan anak SMA disampingnya. Obrolan ringan tentang proses pendidikan setelah S1 yang membuat saya tersenyum.

Ya inilah hidup, selalu ada proses pembealajaran yang harus dilewati. Seperti kali ini saya ikut belajar menulis bersama penulis dan wartawan yang memiliki hobi travelling. Mereka adalah mbak Windy Anggraina, wartwaan dan juga penulis buku 'Icip-icip Kuliner Jogja' serta mbak Farida Trisnaningtyas seorang reporter yang gemar travelling dan pemilik blog Senandung Kata.

Acara yang saya ikuti ini adalah workshop menulis dengan tema  'Lets Go to The Trip'. Workshop berisi materi tentang bagaimana memulai menulis catatan perjalanan dan wisata kita. Bahwa dengan menuliskan perjalanan kita bisa mengabadikan cerita-cerita didalamnya. Bahkan dengan menulis catatan perjalanan tersebut, bisa bermanfaat bagi orang lain serta bisa jadi pemasukan juga jika dimuat dimedia massa.

Workshop yang kurang lebih berlangsung selama 4 jam ini berjalan seru dan santai. Peserta yang hanya terbatas, yaitu 13 orang membuat kita bisa saling sharing masalah yang dihadapi selama traveling dan menulis. Dari pembicara, Mbak Windy dan Mbak Farida pun banyak memberikan tips-tips seputas menulis dan juga travelling.

"Jangan berekspektasi terlalu tinggi saat menulis. Seperi hidup, jika terlalu banyak berharap bakal sering kecewa bahkan jadi males untuk mulai lagi. Menulis, ya udah menulis saja,"
 kurang lebih gitu kata-kata mbak Windy yang saya inget, dan menurut saya keren.  Ah pokoknya kece dan seneng ikut workshop ini. Apalagi ada sesi menulisnya, dan akan ada komentar dari pembicara tentang tulisan-tulisan yang dibuat. Selain itu tulisan yang sudah dibuat saat workshop juga dilombakan, dipilih 3 terbaik untuk dapat hadiah dari sponsor. Pengumuman lombanya sih masih sabtu depan, ngarep-ngarep dikit sih bisa menang. Semoga  saja :D

Sumber Gambar : Ambil dari facebook mbak Nunuk dari Tirana House

Sabtu, Mei 03, 2014

Terpaut




“Aduhh…,” teriakku kemudian bangun dari lamunan. Sakit rasanya saat jarum menusuk tulangku. Iya, aku sedang menjahit luka. Luka dihati yang selama ini kubiarkan menganga.

Luka yang disebabkann oleh harap yang terjerat.

Tau kah kamu. Aku begitu ingin berada disampingmu. Membisikan rasaku. Jika perlu meneriakkannya didepan telingamu. Untuk menggaai harapku. Harapan untuk mu bisa sedikit menyadari adanya aku.

Ah.. mengapa harapan dan bayangmu ini tidak mau pergi, sejenak saja. Tidak cukupkah jeruji yang aku pasang untuk membatasi gerakmu dipikiranku. Apakah Tuhan sengaja mengikatkan pikiran dan hatiku hanya padamu, sosok yang bahkan belum tentu sadar adanya aku.

Jika memang benar aku sudah terpaut padamu, tidakkah cukup panjang tali yang diikatkan Tuhan itu, untuk sejenak ku menjauh dari bayangmu. Aku harus ingat, bahwa belum tentu kamu sadar, ada aku yang terikat padamu. Dan akupun harus ingat jika ini ikatan dari Tuhan, aku tak berhak merubah rapal dzikir menjadi namamu.

Sudahlah, biar aku kembali menjahit luka. Sejenak tinggalkanlah aku, sayang. Biarkan aku tetap terpaut meronta,tanpa bayanganmu. Biarkan aku berdzikir dan menaruh harapan hanya pada Tuhanku.

**

Mungkinkah hati ini salah, sudah terpaut pada sesuatu yang begitu menarik, yaitu kamu. Tahukah, jika ada sosok yang menyisipkan doa diakhir sujudnya untukmu. 
Dia yang ingin mengubah aku dan kamu menjadi kita. Dan dia itu aku.

Jika kamu pikir aku gila.  Kamu salah Sayang. Aku lebih dari itu. Tergila-gila. Pada sosokmu yang sering kupandang dari sudut ruang. Menyerap semua pesonamu, menyimpannya dikotak memoriku, untuk sesekali kuputar ketika rindu hadir menyapa.

***

 ( ditulis di Jogja, 3April2014 )

Kehilangan


Beberapa hari lalu saya harus kehilangan handphone. Karena keteledoran saya sebenernya, menaruh hp di kantong motor matic dan ndak dibawa pas parkir. Handphone saya kebetulan pakai dompet cover yang bisa diselip-selip kartu. Dan kebetulan lagi saya menyelipkan stnk dan sim disana. Jadi ya yang nemu handphone saya dapat bonus sim dan stnk deh. :|

Namanya orang jawa kalau kehilangan, ilmu "untung" pasti selalu muncul. "Untung bukan dompet" atau "untung bukan motornya" atau "untung bukan hati akuh" *dilemparMouse*
 yaa iya sih,  tapi tetep saja kehilangan stnk dan sim itu cukup ribet dan males ngurusnya. :(

Tapi ya udah, saya kudu moveon dong, ndak boleh sedih atau males gini. Hilangnya HP, Sim sama STNK jadi pelajaran biar lain kali lebih hati-hati lagi. Dan jadi inget bahwa sebenernya semua ini cuma titipan. Yang namanya titipan pasti sewaktu-waktu bisa diambil sama Yang Punya.

Jadi mungkin kedepan saya bakalan agak ribet ngurus ini itu buat sim sama stnk ini. But it's oke :) ndak pernah ada sesuatu terjadi kebetulan. Pasti ada cerita dan hikmah dari setiap scne kehidupan.
Taufan Gio — 'Bukan tentang sesuatu yang hilang, tapi tentang keikhlasan melepas pergi.'

Sumber gambar : cabincrewdreamer.blogspot.com

Jumat, Mei 02, 2014

Selamat UlangTahun Aku

Bagi saya ulangtahun itu adalah pengingat bahwa jatah usia terus berkurang dan waktu terus be rjalan. Tiap ulangtahun saya juga jarang melakukan hal-hal khusus, paling sesekali bercanda sama sahabat minta diucapin, biar ulangtahun ada yang ngucapin gitu. Jomblo ngenes ya ?  hahaha enggak juga kok.

Saya bahagia dan bersyukur bisa merasakan ulangtahun lagi. Itu artinya saya masih diberi kesempatan hidup sama Allah, masih diberi nikmat hidup dan sehat, masih bisa becandaan sama keluarga dan teman, masih bisa belajar dan berkarya. Dan tahun ini sebenarnya cukup istimewa. Tahun 2014 saya genap berusia duapuluh dua tahun.

Sehari sebelum saya ulangtahun temen-temen sekelas main kerumah saya. Ini pertama kalinya mereka maen kerumah dan tanpa direncanakan. Awalnya saya sama tiga temen saya mau ngerjain tugas, bingung nyari tempat akhirnya saya tawarin kerumah, toh mereka belum pernah maen kerumah. Eh kok sekalian ada ajakan buat lutisan, dan beberapa temen lain mau ikut. Okedeh...akhirnya rencana yang awalnya ngerjain tugas berubah jadi acara lutisan #mahasiswa.

Awalnya yang ikut sih sekitar tujuh orang-an gitu. Tapi yang putra bilang mau nyusul, ya udah cus saya dan temen-temen putri berangkat dulu. Sampai dirumah, eh ternyata temen-temen yang putra bawa rombongan banyak. Total semua ada 17 orang sama saya. Seru dan seneng rasanya . Karena rumah saya sempit kami harus empet-empetan duduknya haha, tapi itu malah jadi quality time buat kita gitu :))
foto bareng didepan rumah :)
Agenda yang sama sekali ndak direncanakan dan menyenangkan ini mengingatkan saya bahwa Tuhan emang selalu punya sekenario yang ndak terduga dan luarbiasa buat manusia. Akkk...Alhamdulillah makaish ya temen-temen. Ditunggu kapan-kapan main lagi.

Dan ndak berakhir disitu, malamnya saya makan malam sama temen-temen medinfo, ya walaupun ndak lengkap, cuma ini juga jadi malam yang menyenangkan. Saya belajar banyak selama bareng temen-temen medinfo ini. Kapan-kapan kita agendakan lagi ya rame-rame lagi. :)

Paginya dihari jumat, pas hari ulangtahun saya kebetulan ada kunjungan di Humas Fakultas plus saya sama eka diminta buat unjuk kerja aplikasi bikinan kami. Kebetulan staff Humas cuma saya aja yang bisa ikut, jadilah ndobel-ndobel kerjaan dari yang ikut jaga pendaftaran, dokumentasi kegiatan sama duduk didepan buat unjuk kerja aplikasi. Hahaha..syuper sekali sekalian di humas, dan harus bolos kuliah Proyek mandiri juga.

Well..ulang tahun yang istimewa buat saya. Makasih buat smeuanya, buat ira dan divin juga yang ngasih kejutan dan kue ulangtahun. Haha..ini tahun kedua dalam hidup saya dapat kue ulangtahun dan niup lilin, dan keduanya itu juga dari sahabat-sahabat saya dikampus.

Semoga kita semua bisa jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Terimakasih Tuhan untuk hidup yang luarbiasa ini :)

Sumber image : besttuna.blogspot.com

Kamis, Mei 01, 2014

Lari Dong


Bukan, ini bukan saya sedang mengajak untuk lari dari masalah, lari dari kenyataan atau malah kawin lari *duh. Seperti pesan kawan-kawan saya tiap saya mau lari. “Jangan lari dari masalah lho Meg,” haha..saya punya kawan-kawan yang sangat perhatian memang :-D

Lari yang ini beneran lari, tanpa tanda kutip atau kedipan mata. Iya lari olahraga.

Saya sudah suka lari sejak SD. Saya senang walaupun hanya lari saat pelajaran olahraga saja.Kesukaan saya dengan lari sepat terhenti pas SMK. Disana saya juga sering disuruh lari sebelum memulai olahraga. Cuma entah kenapa tenggorokan dan paru-paru saya seperti kering dan tidak bisa nafas saat lari. Beberapa kali saya coba, hal itu selalu terjadi, sampai akhirnya saya takut dan ndak begitu suka lari.


Nah sekitar dua bulan ini benih cinta kembali muncul *halah*. Saya merasa badan saya mulai ndak fit. Sering loyo, gampang ngantuk, gampang masuk angin dan suka susah tidur. Saya pikir ini karean saya sudah jarang olahraga. Sebelumnya sih saya sering senam-senam erobik atau sepedaan. Cuman karena  kesibukan  sok sibuk gitu jadi olahraga sering dilupakan.

Saya putuskan ndak boleh gini terus dong. Tubuh saya juga punya hak untuk diperhatikan, ndak Cuma kamu aja *iya kamu* #terdodit :)))). Saya harus olahraga. Dan saya putuskan untuk mulai Lari.

Kenapa lari?
Saya pikir ini olahraga yang murah. Ndak perlu bayar trainer, sewa tempat, beli alat atau apalah. Hanya butuh sepatu, baju olahraga, dan kemauan untuk Lari.  Bagi saya berat awalnya untuk memulai. Manusia memang sering sulit untuk bergerak ketika sudah dikondisi yang nyaman.  Udah enak-enak bisa santai-santai selo, tapi harus mulai keringetan capek, ngos-ngosan, ngapain juga gitu ya?

Untuk ngakali  agar niat saya terlaksana dan terus semangat, saya ajak teman-teman saya untuk lari bareng. Dengan rayuan maut,”ayo olahraga biar sehat” terkumpul beberapa kawan yang mau menemani saya untuk mulai olahraga, hehe. Lari dengan teman bisa menambah semangat saya, disbanding saat lari sendiri.

Sempet bebrapa orang ngetawain saya juga lho, apalagi saya yang termasuk overweight cubby imut gini *dikeplak* :)))

 “ Kamu bisa lari meg?” Tanya mereka.

Tapi ya nyatanya saya bisa kok. Saya lari untuk melawan diri saya sendiri. Melawan kemalasan untuk olahraga.

Kalau kamu mau ikut mulai olahraga lari boleh juga lho. Mau barengan juga boleh, saya dan temen-temen yang masih newbi biasanya lari di GSP, kadang sama adek di JEC. Belum sempet nyoba spot-spot lain sih. Yuk mari kita lari dari kenyataan kalau kita malas olahraga (!) Jadi ayo lari dulu dong :p


Bulan Empat yang Keduapuluh dua Dong

Ini adalah bulan empat keduapuluh dua kali, yang saya lewati. Kegiatan tulis menulis agak saya tinggalkan di bulan ini. Di blog hanya menghasilkan lima tulisan saja, nulis yang menghasilkan uang juga saya liburkan dulu.

Post kali ini juga harus saya paksakan untuk dibuat, biar blognya ndak sepi-sepii amat gitu.

 Eh Lha terus kamu ngapain aja meg selama april ini? Walau agak ndak produktif masalah tulisan, saya lagi banyak mencoba hal-hal baru di bulan ini.

 1. Mulai rajin olahraga
 2. Menantang diri ikut lomba lari 5 km dan berhasil finish dan dapet medalinya :D
 3. Mulai grepe-grepe masalah sekripsi :D
 4. Sempat ikut beberapa lomba aplikasi, ya walau ada yang tidak sampai finish dan beberapa gagal.
 5. Nyoba ikut dan belajar di proyek apps gitu

Alhamdulillah, ya walau sempat cukup padet dan dikejar banyak deadline, bulan ini cukup menyenangkan. Semoga bisa diperbaiki di waktu selanjutnya.

Dan karena ini cuma post pancingan setelah agak lama ndak ngeblog, ya udah cuma mau cerita itu aja. April akan berakhir beberapa menit lagi. Semoga saja bulan empat yang keduapuluh dua kali ini bisa bermanfaat dan kedepannya lebih baik lagi. Aamiin


"Menyesali masa lalu hanya menghabiskan waktu untuk melangkah kemasa depan"

Sumber image : wherethemoonsleeps.blogspot.com

Minggu, April 13, 2014

Belajar dari anak kecil dong

Baru saja nonton Master Chef yang junior. Lucu dan seneng lihat anak-anak kecil pada pinter-pinter masajk. Selain lucu dan nggemesin, ada satu potongan scene yang saya suka dan menarik perhatian.
Saat itu salah satu anak dapat previlage untuk menentukan masakan apa yang akan dimasak lawan-lawannya. Karena acara ini adalah kompetisi, anak membuat strategi. Dia memberikan lawan-lawan terberatnya masakan yang paling sulit dan yang menurutnya kurang dikuasai oleh lawan.
Yang menarik bagi saya adalah saat lawan terberat tersebut diwawancarai. Dia ditanya bagaimana perasaanya dipilihkan untuk mengerjakan challange terberat. Dan dia menjawab. " I'm happy. Ini artinya dia menilai saya baik" kurang lebih dia bilang kayak gitu. "Very challanging, sngat menantang" komentarnya lagi.
Well,menurut saya itu hebat. Anak tersebut sudah punya mental juara. Bagaimana orang lain berusaha memberikan hambatan, namun  itu malah menjadi sebuah tantangan baginya. Tantangan untuk berjuang lebih keras dan belajar lebih banyak.
Saya harus belajar untuk bisa seperti itu. Yaaa...orang dewasa perlu juga untuk belajar dari anak-anak. Walau sebenarnya semua sudah pernah menjadi anak kecil, namun kadang realita dan ke fanaan dunia bikin sering lupa diri. Kejujuran, optimisme, dan keyakinan pada mimpi -mimpi kala kita kecil, masih patut untuk dipertahankan. Bukan begitu kawan? Gimana pedapatmu?

Sabtu, April 12, 2014

Lanjut Kemana Dong?


Beberapa waktu lalu ada isu yang cukup HOT merebak di kampus saya, tentang PPG.  PPG singkatan dari Pendidikan Profesi Guru. PPG ini program pemerintah untuk menjadikan guru tidak hanya jadi Pahlawan tanpa tanda jasa.  Usaha pemerintah ini untuk menjadikan guru sebagai pahlawan profesional yang dihargai seseuai jasanya. *haish*
Ya pokoke gini PPG itu pendidikan satu tahun untuk profesi guru, kayak pendidikan dokter gitu, ada pendidikan profesi sebelum terjun kelapangan.

Sebagai mahasiswa hampir skripsi dan hampir lulus, saya harus peduli dong dengan isu-isu gini. Apalagi nyangkut masa depan. Besok lulus kuliah aku mau kemana? sama siapa? berbuat apa? 

Ini saya coba gambarin alur pilihan-pilihan setelah lulus kuliah. Saya bikinnya pakai aplikasi Freemind.





Nah itu, secara umum ada 3 pilihan bagi mahasiswa setelah lulus, yaitu :
1. Studi lagi, jadi akademisi
2. Kerja profesional di perusahaan / BUMN
3. Jadi pengusaha

Bedanya buat yang lulusan mahasiswa pendidikan seperti saya, ada tambahan yaitu ikut PPG dan jadi guru profesional.
Gitu...paham ndak?
yaa kalau ndak paham boleh tanya diform komentar, kalau bisa saya jawab ya tak jawab. Kalau ndak bisa jawab ya tak say hai aja njuk kita kopdar *modus kenalan *haish*.

Oh ya kalau mau ngoreksi juga boleh lho..tulisan saya ndak mesti bener, apalagi kebenaran hari ini juga belum tentu jadi kebenaran esok. *halah*
pokoke mari dikomen aja deh dibawah ini :D

Gambar : Mbak-mbak wisuda

Jumat, April 11, 2014

Ngomong dong

Jadi saya mau cerita. Saya selama ini selalu menghindari untuk bicara didepan umum atau forum. Bukan karena apatis, gak ndengerin atau ga fokus. Cuman saya udah keder dan grogi duluan. Mental sudah sown aja gitu. Eh tapi bukan berarti selama ini sya diem aja,saya juga sering ngomong kok difrum. Cuma kalau ada kemungkinan nggak ngomong say lebih milih diem. Kalau kepepet ngomong biasanya saya blibet dan ndak semua bisa tersampaikan.

Ini #persoalan buat saya. Lha himana mau nyampain ide,ngasih saran kalo ngomong aja keder. Padahal sejak TK saya termasuk banci tampil. Tiap 17an selalu ikut pentas,entah baca puisi,nari,dance, ya gitu deh. Pas saya smp saya ikut les penyiar radio,ikut2 lomba,dan smpet ngrasain rekaman juga di radio.
Dulu pas pelajaran bhasa indonesia saya sama temen sempat drama bawain acara talkshow dan saya jadi mc nya gitu. Saya inget guru saya sempet bilang kalau saya punya bakat . naah... Tapi gimana sekarang? Mau mulai ngomong tangan udah dingin,natap peserta yang diajak ngomong nggak kuat,Gemeteran, bolak balik nelen ludah, mental drop mikir yang enggal enggak. Takut salh lah,takut jelek. Duh malu dam grogi gitu.
Terus gimana ngatasinya? 

Nah kalau saya saat ini juga berusaha memperbaiki diri . pertama saya cari kenap saya bisa jadi grogi. Dan setelah dianalisis ada dua penyebabnya :

1. Udah mikir negative dan takut duluan
Saya sering takut salah omong, minder sama calon pendengar saya,takut disorakin dan malu maluin. Eh tapi sebenernya karena mikir kayak gini saya  jadi lebih grogi dan tampilan saat ngomong jadi bemer bener gak maksimal. Nah solusinya  ya cuma satu : Positive thingkong dan percaya diri. Iya bener solusinya itu. Nggak usah deh mikir salah omong,takut diketawain, dan sejenisnya. Pastikan dan yakini kalau apa yg kamu omongin berguna dan orang lain butuh. 

Ya masalah ntar orang lain dengerin,kalau penyampaian dg percaya diri dan keyakinan insyaallah bisa tersampaikan kok. Kalau udah mider duluan,ntar orang lain mikir dong "ini orang nyampein ide, tapi dirinya sendiri aja nggak pede" nah...malah jadi ga dipercaya kan.
Kalau pas ditengah ngomong ternyata nggak didengerin,nggak papa, tetap PD aja , anggap mereka emang lagi kedistraksi sesuatu jadi nggak fokus. Buat dapat fokus pendengar bisa tuh dikasih kejutan,misal bertanya sesuatu biar kembali fokus,mangggil nama, atau ditanya kenapa mulai nggak fokus.
Kalau tetep dicuekin ada dua pilihan. Diam atau tetep Pd ngomong aja,idep idep belajar omong dan menyampaikan pendapat. Hehe .

2. Persiapan
Nah ternyata ini juga ngaruh banget. Saya bakal lebih keder kalau disuruh ngomong tanpa persiapan. So solusinya saya harus persiapkan dulu apa yg akan diomongin. Biar nggak blibet juga saya saat ini membiasakan bikin catatan poin poin apa aja yang mau dibicarakan. Ya biar tetep fokus gitu.
Nah dua tips diatas sedang saya jalani dan cukup membantu saya. Well saya berusaha juga untuk selalu bertanya dan ngomongvdiberi kesemapatan,buat latihan dan ngelatih mental.

Mungkin kamu juga punya masalah yang sama kayak saya? Kalo iya boleh kita kopdar gitu biar bisa saling kenal *haish* hehe ya siapa tau bisa sharing2. Eh yang udah jago public speaking dan nggak grogian.. Boleh dong bagi tips nya..

Thankyou smoga bermanfaat :*

Dear me . .

Senin, Maret 31, 2014

#SeninSelo Algoritma Makan Soto Dong



Tadi malam dalam perjalanan pulang dari Wonosobo, saya mampir nyari makan sama Disma di Taman Kuliner UNY. Disana ternyata ada warung baru, yaitu Warung Soto Lamongan. Seneng gitu deh, soalnya Soto itu makanan favorit saya. Tambah seneng karena warung ini buka sampai malam, jadi kalau malem-malem pengen soto bisa mampir deh. :D

Di warung soto, pesen Soto Ayam, harganya 6,5K. Pas nunggu saya lihat ada sambal, kecap, kerupuk dan jeruk yang disediakan sama penjualnya. Njuk tiba-tiba kepikiran tentang penggunaan jeruk tiap saya makan soto. Karena lagi iseng dan lagi #SeninSelo dibikin deh flowchart Penambahan Jeruk pada Soto ala @hallomegh  : 

Flowchart Makan Soto

Jadi ada tiga kondisi kapan soto saya ditambah jeruk.
1. Ketika sotonya nggak enak
2. Ketika sotonya terlalu 'nggajih' atau berlemak gitu ( bingung mbahasakannya gimana)
3. Ketika pengen tambah jeruk di Soto saya

Silahkan baca flowchartnya aja deh. Yaak kurang lebih kayak gitu kalau saya makan soto. :D

Nah kalau kamu gimana ? makan sotonya pakai jeruk kalau pas apa?? boleh lho di share di komentar :D

*ps: warung Soto Lamongan di taman kuliner UNY penjualnya bukan orang Lamongan, tapi orang Banjarnegara. #info #penting #bukanLamonganAsli #janSeloTenan*

Gambar : Soto Ayam dari Kaskus


Sabtu, Maret 29, 2014

Mie Ongklok Wonosobo Dong



Mie Ongklok adalah salah satu makanan Khas dari Wonosobo. Pas main ke Wonosobo, kuliner ini jadi salah satu target saya untuk dicicipi. Mie Ongklok yang hangat ini cocok untuk menemani wisata diWonosobo yang dingin. Ini informasi yang saya ambil dari Wikipedia  

Mi (atau bakmi) ongklok adalah mi rebus khas kota Wonosobo dan sekitarnya. Mi rebus ini dibuat dengan racikan khusus menggunakan kol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebut loh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut. Pendampingnya biasanya adalah sate sapitempe kemul, serta keripik tahu.
Ongklok, alat bantu merebus mi.
Ongklok adalah semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.

 Buat kamu yang main ke Wonosobo, sok deh dicobaaa.. :D

Senin, Maret 24, 2014

Ke Solo dulu dong



Hari ini saya kesolo bareng temen- temen kuliah. Dulu sebenarnya saya sering ke Solo, karena ibu asli sana dan simbah jg tinggal disana. Cuma sejak simbah pindah Jogja jadi jarang maen keSolo.  
Nah untuk hari ini sebenarnya tujuan kita ke Solo cuma pengen ngrasain naik kereta jogja-solo. Kebetulan ci wulan kepengen naik kereta gitu deh. Dan ci wulan berhasil mempengaruhi tujuh orang untuk ikut kepengan jugak. Tujuh orang itu : ada saya, divin,wulan,silmi, witcha, zulfa,dan sang fotografer yg paling ganteng sendiri diantara tujuh orang ini, yaitu tito. 

Oh ya yang ngurusin acara kita hari ini itu divin. Dia oke banget deh jadi panitianya. Makasih yaaa..
Kita bertujuh berangkat dari stasiun Tugu naik Sriwedari, dan bayarnya cuma 6000 lhoo..murah bingit. Walau murah keretanya nyaman kok buat perjalanan.

Begitu sampai Solo kita naik trans solo menuju keraton *semacam trans jogjanya solo gitu*

Ada yang beda dari trans jogja sama trans solo ini. Kalau di jogja bayar sekali bisa muter-muter keliling jogja dan berganti bus tanpa harus bayar lagi. Tapi kalau disolo kita bayar tiap ganti bus, ya kayak bus kota biasa gitu. 

Selain itu mahalan di solo juga lhoo..klo disolo 3500 sekali naik bus..tinggal ngalikan aja tuh mau berapa kali ganti bus untuk sampai ditujuan. Nah kalau di jogja cuma 3000 itu mau diganti-ganti bis atau ikut supir dari pagi sampai malem mah bisa -bisa aja tanpa bayar lagi. murah kan..?

Lanjut  keperjalanan hari ini, destinasi maen kita adalah  keraton Solo. Buat masuk ke kraton bayarnya 10.000 satu orang. Itu udah termasuk tiket masuk ke moseum-museoum yg disana. Kita ngabisin waktu hampir tiga jam-an di Kraton. Setelah puas dan capek maen dikraton..kita pulang deh.

Kita pulang naik kereta dari stasiun balapan. Kalau dari kraton harus dua kali ganti bis trans solo. Sampe disana kita ketemu sama bayu dan agus. Kalau Bayu emang sengaja nyusulin kita, awalnya mau ikut main juga kekraton, tapi terpaksa kita gagalkan soalnya waktu udah mepet. Nah kalau Agus ini asli Solo dan sengaja mau ikut balik ke Jogja. Untuk baliknya kita naik kereta prameks. Nggak cuma pesawat, kereta ternyata juga delay, kereta sore ini sempet telat 1 jam. Yaaaa maklum lah kereta ekonomi.

Untuk total pengeluaran hari ini : 
Tiket kereta PP                             = 12.000
Solo trans dr stasiun - kraton         = 3500
Sarapan tahu kupat+jeruk anget     = 10.000
Tiket kraton                                  = 10.000
Dawet ayu depan kraton               = 3000
Beli siomay makan siang                = 4000
Solotrans 2x buat ke Balapan        = 7000
Kopi distasiun                               = 8000
Beli oleh2 intip                              = 7000
Transjogja buat pulang                 = 3000
Total buat plesiran hari ini abis      = Rp. 67.500

Yak lumayann..makasih buat temen2 ..alhmdulillah makaasih Allah buat hari ini. Lain kali smoga ada rejeki lebih buat plesiran lagi ditempt lain. Aamiin.

Foto : ambil dari fb Tito 




Kamis, Maret 20, 2014

Nganu Dulu Dong

Pagi ini saya dapat mention seperti ini dari temen.  
 
Awalnya hanya dari obrolan pagi usai kuliah metodologi penelitian. 

Sabtu, Februari 15, 2014

Duduk Dulu

Ada yang berjalan cepat-cepat.
Diburu waktu, katanya.
Ada yang harus cepat-cepat.
Tak ingin tertinggal katanya.
Tapi cobalah untuk berhenti sejenak.
Biarkan detak jantung bekerja selayaknya.
Tidak digesa-gesa.
Duduklah, dan nikmati.
@faa_afu


 Judul, Gambar dan tulisan semua ngambil dari blognya mbak Faa :  http://faaituaku.wordpress.com/

Terimakasih Tuhan, udah ngasih kesempatan saya kenal sosok cantik dan awsom seperti mbak Faa :)
Yang tenang disurga ya mbak :)