Senin, Februari 25, 2013

Import mysql ukuran besar ke phpmyadmin

Beberapa kali saya mengalami masalah ini, dan saya lupa terus caranya. Akhirnya ditulis di blog deh biar kalau lupa tinggal buka ajah :

Karena saya kebetulan beberapa kali harus memperbaiki web hima yang entah sejak saya pegang jadi suka error-error mulu *mungkin tau kali yang megang nyubi #eh nyubi atau emang kerjanya leled :O*

huss..udah
gini caranya
buka folder xampnya, kemudian cari file php.ini
disana ubah :

- upload_max_filesize = 30MB
- memory_limit = 20MB- post_max_size = 30M


Setelah itu restart xampp nya.

Dan insyaallah udah bisa upload file dump mysql yang besar.
Udah sih itu aja dulu, sekian . :)

Rapat kerja HIMANIKA 2013

Minggu 24 Februari 2013, sore
Dari dalam bis terlihat hujan deras mengguyur kota Jogja. Banyak sekali air menggenang diluar, jogja banjir begitu kata pak supir. Diantara tempat duduk di bis yang cukup nyaman ini kawan-kawan saya nampak terlelap. Yah..mereka pasti kelelahan. Dua hari kemarin, kami baru menyelesaikan satu kegiatan di HIMANIKA. Sebuah kegiatan yang mengawali kepengurusan baru kami, Rapat Kerja HIMANIKA 2013. Untuk satu tahun kedepan kami akan bergabung dengan organisasi ini. Dan saya sendiri mendapatkan amanah yang menurut saya juga cukup besar. Bismillahirahmanirahim....semoga semua berjalan lancar, dan bisa terus istiqomah menjalankan amanah.

" HIMANIKA itu suatu wadah pembangun karakter yang hebat " (mas Amir, HIMANIKA'07)

" Di HIMANIKA itu harus mikir " (mas Agus, HIMANIKA'07)


"Jangan pernah mencari hidup dari HIMANIKA, tapi hiduphidupilah HIMANIKA (Mas Agus, HIMANIKA'07)

" Selama kepengurusan mungkin akan merasakan titik jenuh, nikmati aja. Karena kalau sudah sampai titik terbawah berarti selanjutnya kita akan naik, kan kita berada dipaling bawah, ya nikmati aja " (Mas Rizal, ketua HIMANIKA 2012)

" Tetap semangat ! semangat ! Semangat ! "(Pak Muiz, Pembimbing HIMANIKA 2013)

" Medinfo tetap semangat ya!" (Mbak Vera, kadept Medinfo HIMANIKA 11)

" Medinfo tetap semangat !" (Mas Adit, kadept Medinfo HIMANIKA 12)

" Medinfo Crew masih ada kan (logo nya). Tetap semangat ya ! (Mas Cholis, Kabid III HIMANIKA 2012)

" Ketika jadi ketua, jangan cuma nyuruh aja. Tapi staff-staffnya difasilitasi " (Mas Farid, HIMANIKA'07)

" Apa yang kamu lakukan di HIMANIKA mungkin efeknya belum terasa saat ini, tapi itu bakal terasa jika kita sudah menjadi Wisudawan Muda Mandiri, artinya apa monggo dipikirkan sendiri " (Mas Cahyo, HIMANIKA'08)


itu beberapa kuote yang saya ingat, yang pasti suatu ketika saat saya mungkin merasa lelah saya ingin membaca tulisan ini. Saya harus terus ingat semangat kami di awal permulaan langkah ini.
HIMANIKA, kita ada karena kontribusi.

:)

Jumat, Februari 15, 2013

Gadis cantik dengan air mata tertahan


Seminggu yang lalu aku melihatnya,
Seorang gadis cantik dengan air mata tertahan
Dia seperti terluka layaknya baru mengenal kehidupan
Tapi ketika kulihat sorot matanya, ada syukur dan kesabaran disana
Tak apa lah, dua hal itu  aku yakin cukup untuk nya mulai bangkit dari luka

Hay, gadis cantik dengan air mata  tertahan
Mungkin sekarang tak ada emak atau bapak yang terus memelukmu
Membelamu dan turut menahan air mata bersamamu
Tapi tau kah kamu gadis cantik dengan air mata tertahan
Doa mereka tidak pernah berhenti untukmu
Dan karenanya TUHAN selalu hadir bersamamu
Ah seandainya kamu bisa terus menyadari hal itu

Wahai gadis dengan air mata tertahan
Aku tak meminta untuk tidak mengeluarkan airmatamu
Menangislah wahai gadis cantik
Menangislah
Setidaknya dengan menangis kamu sadar betapa lemahnya dirimu
Sadar bahwa kamu tak mampu berdiri sendiri

Ingatlah wahai gadis dengan air mata tertahan
Kamu tegak karena selalu ada Yang Kuat mengangkatmu
Dan disaat kamu merasa lemah dan terluka
DIA yang kuat sedang berada disampingmu
Melihat seberapa lama kamu sadar dan ingat pada NYA
Bahwa DIA memang selalu ada bersamamu

Keluarkan air matamu, gadis cantik dengan air mata tertahan
Jika sudah cukup, mari bangkit dan tersenyumlah
Dengan modal syukur dan kesabaranmu,
Aku yakin air mata tertahan selanjutnya
Adalah air mata bahagia
Bersama TUHAN yang selalu menjagamu

*hehhe catatan selo ditengah tugas awal semester yang mulai menumpuk *

Untuk semua perempuan, kalian semua cantik dan teruslah menjadi cantik :)

Senin, Februari 11, 2013

Backpacker Jogja Bandung - "Sebuah Perjalanan" #1

Salah satu resolusi saya adalah jalan-jalan dan menapakkan kaki ke kota Bandung. Kenapa Bandung? Saya kurang tahu pasti juga sih, cuma memang banyak mimpi-mimpi di kota itu, salah satunya kuliah. Ya...rasanya kota Bandung itu kota yang dingin manis, dan menyenangkan. Tetapi sebagai mahasiswa yang dompetnya mefet, mengisi liburan ke luar kota adalah hal yang harus dipikir berulang-ulang. Sampai akhirnya ketemu  temen-temen yang bisa dikompori jalan ke Bandung dengan cara ngirit alias backpacker. Surat ijin jalan dari orang tua dengan mudah di dapat karena kita punya misi khusus juga buat nyari lokasi tempat Praktek industri buat semester depan. Uang saku? Alhamdulillah kemarin Karya Tulis PKM GT kelompok saya lolos, dan dana cair sebagian disisihkan buat uang saku jalan-jalan. Sesekali liburan tidak apa lah. 

Dan perjalanan kami dimulai. Waktu keberangkatan kami memang tidak tentukan secara pasti. Ini sebenarnya gara-gara saya yang masih bingung nyari duit buat uang saku *sebelum tau dapet rejeki dari PKM hehe*. Sampai akhirnya kita putuskan berangkat akhir januari. Begitu pesan tiket, ternyata tiket kereta habis. Yang tersedia hanya dari tanggal 5 Februari. Padahal posisi saya ada agenda HIMANIKA Camp untuk tanggal 4- 5 Februarinya. Ngobrol-ngobrol diputuskan kita berangkat 5 Februari malam. Seperti nya akan melelahkan pikir saya waktu itu, ah tapi bandung ! Jalan-jalan MEN ! Cuss..berangkyattt....

5 Februari sepulang dari HIMA Camp saya menyiapkan barang-barang yang harus dibawa. Saya baru sadar saya ga ada tas ransel yang agak besar. Ada sih satu tapi rusak, satunya punya adek tapi dipake buat sekolah. So akhirnya diputuskan bawa tas ransel coklat kecil yang biasa saya pakai ngampus. Niatnya sih nggak mau bawa banyak, tapi ternyata masih tidak muat. Makanan harus diplastik terpisah, ditambah jaket tebal juga diplastik terpisah. Dan ditambah payung kuning :D Rempongnyaaa....Dan ketika mau berangkat, daerah rumah saya ujan derass sekali. Mau sms temen-temen nggak ada pulsa, harus minta pulsa dulu ke sidiq. >,< Sampai chandra yang akhirnya telpon nanyain kondisi yang ternyata di daerah UNY jg ujan. Kereta berangkat jam 8.00, kita yang sebelumnya janjian jam 7 sampai sana akhirnya mundur asal nggak telat aja. 

Dirumah ujan nggak juga reda, ada diskusi kecil siapa yang mau nganter ke stasiun. Akhirya diputuskan bapak yang bakal nganter. Perlengkapan mantel, jaket udah dibawa. Bandung, i'm coming ! 
hujan kami terjang, genangan air kami lewati. Sampai akhirnyaa...drett..dreeet...dreeettt....Suara yang sangat familier dari motor saya terdengar. Mesinnya kemasukan air saudara ! Dan kondisi yang familier juga adalah  kemudian Macet. Ya,..macet.

Waktu hampir menunjukan pukul 8. Saya sama bapak berteduh di pinggir warung jus yang tutup. Adik diminta buat nyusulin motor, dan saya ngabari ira bahwa motor saya macet dijalan. Dalam hati saya, ya udah deh kalau emang belum rejekinya jalan ke Bandung, ya nggak papa. Sambil saya coba 'ngeslah' motor berharap masih mau nyala. Begitu adek saya datang, saya segera melompat membonceng di belakang. Dia memacu motornya dengan kencang. Dan sekali lagi. Hujan kami terjang, genangan air kami lewati. Sampai akhirnya...drett..dreeet...dreeettt....Suara yang sangat familier dari motor yang dibawa adek saya. Kemasukan air lagi. Dan macet. Ya,..macet. Macet lagi. Lagi.

Posisi kami ada di deket gembiraloka. Tujuan stasiun adalah stasiun Lempuyangan. Setengah perjalanan. Nggak boleh nyerah pikir saya. Kalau pun saya terlambat dan ketinggalan kereta saya harus sampai stasiun dulu. Karena temen-temen nunggu saya dan belum ngontak juga. Saya minta adek kebelakang, saya nyopir didepan menyalakan motor. Dan alhamdulillah masih mau nyala. Saya pacu motornya dengan masuk gigi 2. Ini saya katakan ke adik saya, kalau di genangan air kayak gini pakai motor ini jangan sampai masuk gigi 3 atau 4 pasti macet. Dia bilang "Siap Mbak ! " dengan semangat. Waktu pulang saya baru tahu ternyata memang adik saya semangat dan seneng banget pas nganterin saya itu, karena baru pertama kali keluar naik motor ujan-ujanan dan melewati banyak genangan air. Dasar wibi (-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩)

Sampai diStasiun si adik saya suruh tidak mematikan motor dan langsung pulang. Ntar kalau ditinggal kereta gampanglah... 
soalnya kalau motor dimatikan takutnya ntar macet lagi hehe...

Dengan dua plastik kresek isi makanan sama pop mie, dan jaket tebel sama ada payung kuning saya masuk ke stasiun. Adik saya sempet komen gini " Mbak itu ditambah bawa ayam jago sekalian biar tambah wangun!" hehe..yaa emang sih rempong banget saya. Ah tapi nggak papa saya mah tetep pede ajah!
Dan ternyata teman-teman udah kumpul semua. Ada Ira, didi, chandra, adit, dera, sama ryan. Dera awalnya mau ikut ditrip kali ini, tapi ternyata nggak jadi. Kemudian tiketnya dipakai sama Ryan, tapi Ryan turun di Tasik. Jadi perjalanan kami berangkat berlima, tapi ke Bandung nya cuma ber 4. 

Temen-temen masih ada diluar Stasiun. Dengan setengah lari saya mendekat, dengan payung kuning yang sempet 'semeblak' alias payungnya naik mengadah keatas itu lhoo. 

Jam sudah menunjukan waktu 8.00 malam lebih. Apakah kami sudah ditinggal kereta??

Lanjutin di post selanjutnya ya :)