Senin, September 24, 2012

Saya untuk ketiga kalinya sudah menangis untuk subjek yang sama. Pertama - saya pikir ini proses untuk pengenalan kita, dan tangis itu tangis kecewa karena saya tidak bisa memberikan yang terbaik. Saya berfikir saya akan memperbaikinya di kedepannya, saya maju.
Kedua saat saya kembali benar-benar tidak memberikan yang terbaik, dan saya gagal, saya membuat sebuah kesalahan besar. Di kali kedua ini seseorang menepuk pundak saya, " Kamu hanya sedang merasa sendiri," dengan ketakutan kemudian saya terus berjalan dan mencoba mencari rekan seperjalanan. Saya maju.
Dan untuk ketiganya kali ini, saya menangis.
Saya lelah.

Ada beberapa alasan sehingga saya akhirnya menemukan, bukan disini tempat saya.

Saya keluar.
Terimakasih.

Senin, September 10, 2012

Tips nggak rempong

Oke , judulnya agak aneh :3
tips biar nggak jadi orang yang ribet.
Kalau kata si divin sih :
1. Persiapakan segala sesuatunya
2. Jangan lupakan hal-hal kecil

Rabu, September 05, 2012

Perpanjang domain Meganingtyas.web.id

Jam menunjukan 11.55
Belum ada yang bisa ditulis untuk posting blog...
banyak sebenarnya, cuma untuk mulai menulis kok susah ya..
ya sudah kali ini posting cuma mau ngasih info kalau saya udah perpanjang domain meganingtyas.web.id
\\(^_^)//
Kebetulan banget nih, ada promo diskon 90% untuk domain web.id
wawawaw...alhamdulillah..Allah itu baik banget :*
jadi dengan kantong cekak, yang awalnya website ini ga mau diperpanjang, akhirnya diperpanjang juga...

dan ada yang lucu tadi pas transfer buat bayar. Kan bayar cuma 5000 rupiah, nahhh....mampir ke atm ternyata Mandiri  cuma bisa transfer minimal 50.000. Bingung juga gimana ini mbayarnya cuma limaribu rupiah. Kebetulan dideket ATM mandiri itu ada bank Mandirinya Juga. Langsung deh masuk nanya ke satpam, transfer 5000 bisa enggak.
Kata beliau bisa.
Cekidot ngisi form transfer, antri. Mandiri selalu khas dengan antrian berdirinya, yah agak melelahkan & manual sih dibanding bank lain yang biasanya antriannya sudah pakai komputasi.
Oh iya di mandiri cabang deket kampus saya ini tellernya kebanyakan cowok :D bukan apa2 sih, saya baru pertama kali kesini, dan selama ini tiap ke mandiri teller kebanyakan mbak-mbak.
Setelah dikedipin sama mas teller tanda sudah waktunya saya dilayani, dengan dag-dig-dug saya maju. " Jangan-jangan ntar diusir nih kalau transfer cuma 5ribu rupiah,"
Eh ternyata bisa, dan masnya nglayani juga tetep senyum loh, tanpa cemberut :))
begitu selesai, pembayaran jadi 6000. karena emang yang saya transfer emang 5rb lebih dikit. Ya...seharunya kembali dong ya, tapi gpp deh mungkin mandiri ga punya kembalian receh.
Nah lucunya itu pas lagi nunggu diproses, disebelah saya itu juga sedang ada nasabah lain yang transfer puluhan juta rupiah, sebelahnya lagi ga kalah banyak -____- sementara saya cuma 5 ribu rupiah :))
Nah begitu proses selesai, mas teller yang selalu tersenyum itu ngasih form bukti pembayarannya, eh dianya salah sebut " Ini ya transfer atas nama **** sebesar 5 juta"
Ga tau deh itu masnya sadar apa nggak kalau salah. Saya diemin aja deh tapi walaupun sebenernya pengen ketawa.
Tapi oke deh buat mandiri :) makasih untuk hari ini atas pelayanannya yang oke dan ramah penuh senyum :)

Dan alhamdulillah
meganingtyas.web.id udah bisa diakses lagiii ;)
semoga bermanfaat

Senin, September 03, 2012

Java - Mengurangi angka dibelakan koma

Bingung nyari judul yang tepat, semoga aja nggak membingungkan. Intinya gini, kita akan menampilkan angka baik itu double, float atau yang lain yang punya nilai angka dibelakang koma. Tapi kalau komanya kebanyakan, gimana cara motongnya??

misalnya nilai x =1.23456789
kita cuma mau bikin jadi : x =
Hasil cari-cari tadi nemu ada beberapa langkah

1. Console

Dengan menggunakan format console output,
Caranya :

double x = 1.23456789;
System.out.printf("Output : %10.2d",x);

Hasil: Output : 1.23

%10.2d , dengan 10 adalah nilai maksimal angka didepan koma, dan dua itu nilai maksimal untuk angka dibelakang koma.


Ada beberapa lagi, tapi saya post lain waktu ya.,ini sudah malam banget dan besok kuliah pagi, harus tidur dulu :)
See you next time

Kuliah Komunikasi Data

Hari ini kuliah pertama, setelah liburan yang menyenangkan dirumah. Bismillah..semoga dikuatkan dan tetap istiqomah membawa tanggungjawab yang ada. Dan kuliah hari ini nanti akan diawali dengan mata kuliah Praktek Komunikasi Data. Sebelumnya udah tanya-tanya sama kakak tingkat, kuliah komunikasi data ini nanti hubungannya sama apa. Katanya sih tentang proses komunikasi antar device dan agak abstrak katanya. Dan ini tadi sempat baca-baca ternyata emang komunikasi data ini ada hubungannya sama Jaringan Komputer. Kalau Jaringan Komputer itu akan membahas tentang hubungan antara device atau perangkat. Nah Komunikasi Data itu hadir membahas tentang proses transmisi komunikai antar device.
Nggak jauh-jauh dari komunikasi ya ternyata kuliah saya yang baru ini :).
Tadi sempet baca-baca juga lebih dalem di komunikasi data itu ntar ada komponen-komponennya  yaitu : 
1. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
2. Penerima, adalah piranti yang menerima data
3. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan 

Jadi inget teori komunikasi nya Lasswell tentang unsur-unsur proses komunikasi yaitu Communicator (komunikator), Message (pesan), Media (media), Receiver (komunikan/penerima), dan Effeck (efek).
 Ya..ga jauh beda...tapi kita lihat entar deh selama proses kuliahnya. Bismillah...semoga lancarr :)

Sabtu, September 01, 2012

SBY dan cara berbicara

Tadi siang sempat menyaksikan acara di televisi swasata, tentang cara pidato pak SBY. Mengapa ini lagi banyak disorot, katanya sih karena kemarin saat hari anak nasional Pak SBY ditinggal tidur sama audience yang pada acara itu ternyata anak-anak. Saya sendiri sebenarnya belum melihat video bagaimana teguran pak Presiden ini. 
Tapi secara garis besar, saya agak aneh saja mengapa banyak orang yang sangat menyalahkan pak SBY. Okelah bisa dibilang pak SBY kurang tepat, negur anak-anak yang katanya sudah pagi-pagi benar udah persiapan untuk menanti presidennya. Oke lah..pak SBY ngomongnya terlalu berat untuk anak seusia mereka, dan banyak alasan lain untuk terus menyalahkan pak SBY.

Ditulisan ini saya coba melihat dari sudut pandang lain. Dulu saya itu pernah mendapatkan pesan dari salah satu kakak tingkat dalam sebuah kepanitian. 
" Ketika pemimpin itu sampai turun tangan, berarti ada yang salah dengan kerja bawahannya"

Ini bukan kali pertama RI 1 menegur audiencenya. Tercatat beberapa kali audience pak SBY tertidur saat beliau berpidato. Menurut saya pribadi, sebenarnya tak sepenuhnya ini salah Gaya Bicara SBY yang katanya datar. Ada yang kurang tepat juga diantara audience. Saat ada orang yang berpidato, malah tidur. Bayangkan saja jika kita bicara hal penting eh orang yang diajak omong ngloyor pergi. Pak SBY sepertinya memang sangat memperhatikan audiencenya. Dan menurut saya tindakan/ teguran pak SBY ini lebih ke bentuk perhatian pak SBY bahwa beliau serius & juga sebagai pendidikan bagi audience. 

Pendapat saya ini tak sendiri, pak Arif salah satu teman di facebook saya yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi, juga melihat kurang lebih dari sudut pandang yang sama. Menurut beliau budaya menghargai dan mendengarkan rakyat Indonesia sangat menurun drastis. Teguran SBY ini menurut pak Arif menjadi tanda bahwa dia serius untuk mengubah Indonesia lebih baik. 
Semoga saja peristiwa ini tidak terulang lagi, dan tak cukup menyalahkan pak SBY terus. Apakah memang budaya menghargai dan mendengarkan sudah benar-benar menipis. Jika SBY didesak untuk intropeksi dan minta maaf, mari kita sebagai rakyat Indonesia juga turut intropeksi. Apakah kita selama ini sudah cukup baik mendengar dan menghargai orang lain. 

Ditulis oleh meganingtyas bukan anggota partai politik, hanya mahasiswa dengan ilmu yang minim dan menulis karena cinta Indonesia.